Saatnya Cari Uang Di Internet

Posted by Unknown on Friday, March 26, 2010

Sudahkah Anda Mendapat Penghasilan Dari Bisnis Internet Sementara Anda Sering Online?


Ngga terasa blog ini sudah hampir 4 tahun. Tidak ada urusan lain saya mengirim artikel kecuali karena memang blog ini mengalirkan penghasilan. Dan jika Anda benar berhasrat untuk cari uang di internet dan mendapat penghasilan serius, maka Anda juga harus serius membaca informasi berikut:

Cari uang di internet bisa menjadi hal yang sangat mudah atau sebaliknya menjadi sangat sulit. Faktanya tidak semua orang berhasil dan banyak juga yang diam-diam memiliki income lumayan. Berangkat dengan rasa ingin tau dan kemauan maka Anda sudah berada di jalur yang tepat. Namun jika Anda baru ingin memulainya sekarang, saya akan memberikan informasi penting untuk Anda:

Tidak semudah membalik telapak tangan

Mengapa blog ini menghasilkan uang bagi saya tidak lain karena ada nya pengunjung setiap hari. Walau tidak banyak, namun saya tidak pernah membayar iklan untuk mempromosikan halaman blog. Orang datang dengan sendirinya dan itu menjadi keuntungan buat saya. Lihat total kunjungan bulanan blog ini yang tidak banyak tapi tetap menghasilkan uang.

Tidak Sim Salabim

Seperti yang Anda tau, saya tidak mendapatkannya dalam sekejab. Cari uang di internet akan menjadi sangat berat jika Anda tidak membekali diri dengan ketekunan dan kemauan keras untuk terus berusaha. Setidaknya untuk mendapat arus pengunjung setiap hari tanpa capek-capek promosi saya membutuhkan kerja keras pada permulaannya. Namun ini bukan sebuah hasil yang membanggakan. Sisi pentingnya adalah bagaimana sebuah blog menjadi hidup karena terus dikunjungi orang.

Ada Jalan Pintas

Anda bisa berakit-rakit ke hulu seperti saya dan menikmati uang baru setelah sekian lama. Namun sekarang, saya tidak mau melakukan hal itu lagi. Saya memilih jalan pintas dan karena memang itu RAHASIA nya, maka hasilnya pun lebih dari sekedar ala kadarnya. Anda bisa cari uang di internet menggunakan jalan pintas yang tepat dan efisien. Saya yakin, jika tidak Anda lakukan, waktu dan energi Anda akan banyak terbuang.

Anda Perlu Action SEKARANG

Jangan pernah bermimpi tentang kekayaan jika Anda takut melakukan tindakan. Memutuskan hari ini adalah hal tebaik yang bisa Anda ambil. Tidak ada lagi waktu untuk pikir-pikir kecuali Anda selamanya hanya akan bingung dengan fenomena yang terjadi di internet, dan merasa selalu tertinggal.

GRATIS

Cari uang di internet butuh pengorbanan. Tapi itu saja tidak cukup. Anda butuh pengetahuan yang tepat dan teknik yang efektif. Tanpa perlu merogoh kocek Anda, pelajari dan pahami bagaimana cara paling efektif untuk menghasilkan uang.

Ingat!!!
Kenapa di internet ada uang karena di dalamnya ada bisnis yang berjalan. Jika ada uangnya, maka ada sesuatu yang diperjual belikan. Anda tidak akan kaya jika Anda berfikir semua dapat diraih dengan sim sala bim dan tanpa modal sama sekali - GARANSI!

Kunjungi rekomendasi terbaik di bawah ini tanpa Anda perlu takut harus membayar. Join gratis, pelajari dan pahami, dan segera ambil tindakan!

bisnis online

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action


Tip Cari Uang Di Internet


Internet itu seperti pasar. Jika Anda datang untuk ngamen, Anda akan mendapat recehan saja. Jika Anda mau uang puluhan bahkan ratusan juta, maka Anda harus berani seperti pedagang lain. Sewa toko dan jualan.

Artinya, saya menjamin 100% Anda tidak akan mendapat hasil memuaskan jika dalam pikiran Anda kaya dari internet dapat hanya dengan "modal dengkul"!

Walau demikian, untuk mengungkap rahasia bisnis online tidak selalu diawali dengan membayar. Anda berhak mendapat pengetahuan dan arahan yang tepat sehingga langkah Anda akan lebih efisien.

Manfaatkan peluang bisnis online di bawah ini jika Anda benar-benar ingin sukses cari uang di internet!

bisnis online

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action
More aboutSaatnya Cari Uang Di Internet

Membuat script outo refresh dengan php

Posted by Unknown on Friday, March 19, 2010

Kali ini saya ingin berbagi sebuah script sederhana untuk melakukan auto refresh yang akan banyak sekali di gunakan untuk keprluan update berita otomatis misalnya, atau melakuakan perbaikan data secara berkala. Dalam hal ini saya membuatnya untuk melakukan update jatah cuti pegawai, berikut adalah scriptnya : More aboutMembuat script outo refresh dengan php

PENGUKURAN NILAI TENGAH

Posted by Unknown on Thursday, March 18, 2010

Dr. Suparyanto, M.Kes

Apa Itu Nilai Tengah
  • Tendensi sentral atau nilai tengah: ialah angka yang mewujudkan nilai yang terletak ditengah dari hasil observasi pada suatu agregat
Macam tendensi sentral:
  1. Mean
  2. Median
  3. Modus

Mean
  • Mean adalah nilai yang diperoleh dengan cara menjumlahkan semua nilai pengamatan dibagi jumlah semua pengamatan dalam agregat
Sifat mean adalah:
  • Mempertimbangkan semua nilai pengamatan
  • Dapat dimanipulasi secara matematis, sehingga dapat dipergunakan untuk keperluan statistik
  • Hanya berlaku untuk data kuantitatif
  • Sangat dipengaruhi oleh nilai ekstrem besar atau kecil

Rumus Mean Data Distribusi Tunggal

X = ∑x / n

  • X = mean
  • ∑x = hasil penjumlahan nilai observasi
  • n = jumlah observasi

Contoh Soal
  • Sepuluh pegawai di PT Samudra penghasilan sebulanya dalam satuan ribu rupiah adalah sebagai berikut:
  • 90, 120, 160, 180, 190, 90, 180, 70, 160, 100
  • Me = (90+120+160+180+190+90+180+70+160+100) : 10 = 150
  • Jadi penghasilan rata-rata pegawai di PT Samudra = Rp.150.000,-

Median
  • Median: merupakan nilai observasi yang terletak ditengah setelah data pengamatan diurutkan menurut besar kecilnya (array data)
Sifat nilai median:
  • Median mudah dihitung dan mudah dimengerti
  • Dipengaruhi jumlah observasi
  • Tidak dipengaruhi oleh nilai observasi
  • Sering dipakai pada distribusi frekuensi yang miring
  • Digunakan pada data yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif berskala ratio, interval maupun ordinal

  • Untuk menentukan nilai median harus terlebih dahulu diurutkan dan ditentukan posisi dengan cara:
  • Bila seri pengamatan genap, maka posisi median n/2
  • Bila seri pengamatan ganjil, maka posisi median n+1 / 2

Contoh Median
  • Tinggi badan 11 Mhs Stikes Pemda: 180, 171, 170, 167, 166, 165, 164, 160, 147, 145, 144
  • Berat badan 10 Mhs Stikes Pemda: 39, 45, 52, 43, 37, 51, 65, 56, 71, 44
  • Pendidikan 5 Dosen Stikes Pemda: D3, S2, S1, S1, D3
  • 50, 60, 70 Median à 60
  • 50, 60, 70, 100.000 Median à (60+70)/2 = 65
  • SD, SMP, PT Median à SMP
  • SD, SD, SD, PT Median à SD
  • SD, SD, SMP, PT Median à antara SD dan SMP

Modus
  • Modus adalah nilai yang memiliki frekuensi terbanyak atau sering muncul
Sifat modus adalah:
  • Tidak dipengaruhi nilai ekstrim
  • Digunakan baik pada data kualitatif (nominal dan ordinal) maupun data kuantitatif (interval dan rasio)

Contoh Modus


Data kualitatif
  • Kebanyakan Mahasiswa di Jogja naik sepeda
  • Kebanyakan pemuda Indonesia merokok
  • Pada umumnya Pegawai Negeri Sipil tidak disiplin
  • Pada umumnya warna mobil tahun 70-an adalah cerah, sedangkan tahun 80-an adalah gelap

Data kuantitatif
  • Data umur pegawai di Departemen X adalah: 20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19, 57, 45, 45, 51, 35

Modus Data Kelompok

Modus = b + p (f1 / (f1+f2))

  • b = batas klas bawah frekuensi terbanyak
  • p = panjang klas
  • f1 = frek klas terbanyak – f sebelumnya
  • f2 = frek klas terbanyak – f sesudahnya

Median Data Kelompok

Median = b + p (1/2n – F / f)

  • b = batas bawah, dimana median akan terletak
  • p = panjang klas
  • n = banyak data
  • F = cf = jumlah semua frekuensi sebelum klas median
  • f = frekuensi klas median

Mean Data Kelompok



Mean = ∑f x / f

  • f = jumlah data
  • x = nilai rata-rata batas interval/ midpoint kelas interval
  • Misal interval: 21 – 30 → x = 21 + 30 / 2 = 25,5

Contoh Soal Nilai Tengah
Hitungan Modus
  • Klas modus = klas ke-4 (f=30)
  • b = 51 – 0,5 = 50,5
  • f1 = 30 – 18 = 12
  • f2 = 30 – 20 = 10
  • Modus = 50,5 + 10 (12 / (12+10)) = 55,95

Hitungan Median
Klas median = klas ke-4 (f=30)
  • b = 51 – 0,5 = 50,5
  • p = 10
  • f = 30
  • F = cf = 2 + 6 + 18 = 26
  • Median = 50,5 + 10 ((50-26) / 30)

Hitungan Mean
  • Mean = 6072/100 = 60,72

Latihan
  • Hasil pemeriksaan tinggi badan pada 10 Mhs: 171, 168, 158, 172, 165, 158, 169, 164, 178, 163
  • Berapa tinggi rata-rata atau mean tinggi badan Mhs tersebut?
  • Mean = 166,6 cm

  • Hasil ujian UTS biostatistik Mahasiswa Stikes dengan nilai rata-rata 65,9. sedangkan hasil ujian UAS rata-rata 71,2. Berapa mean nilai tersebut jika UTS diberi bobot 1 dan UAS diberi bobot 2
  • (65,9 x 1) + (71,2 x 2) / (1 + 2) =
  • Mean = 69,4

  • Berat badan 15 Mhs Stikes: 51, 54, 55, 58, 63, 64, 65, 68, 69, 71, 72, 78, 79, 80
  • Berapa mean, median, modus?
  • Mean = 65,7
  • Median = 65
  • Modus = 58

Latihan
Hasil nilai ujian 40 Mhs Stikes dibagi menjadi 4 group sebagai berikut:




Hitung: Mean, Modus dan Median?

REFERENSI:
  1. Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC
  2. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara
  3. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara
  4. Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara
  5. Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia
  6. Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
More aboutPENGUKURAN NILAI TENGAH

PENGUKURAN DISPERSI

Posted by Unknown

Dr. Suparyanto, M.Kes

Pengertian Dispersi
  • Ukuran Dispersi/ Variasi/ Penyimpangan adalah ukuran yang menyatakan seberapa jauh penyimpangan nilai-nilai individu terhadap nilai pusatnya (rata-rata)
  • Jenis ukuran dispersi ada 4:
  • Jangkauan = Range
  • Deviasi rata-rata = Simpangan rata-rata
  • Varians
  • Simpangan baku = Standar Deviasi

Range
  • Range atau Jangkauan adalah selisih nilai terbesar dengan nilai terkecil
  • Range data tunggal:
  • Contoh: Tentukan range data berikut:
  • 7,4,11,1,9, 8
  • Range = 11 – 1 = 10

Contoh Soal
  • Sepuluh pegawai Stikes Jombang, gaji masing-masing tiap bulanya dalam ribuan rupiah adalah sbb:
  • 50, 75, 150, 170, 175, 190, 200, 400, 600, 700
  • Berapa range gaji pegawai tsb?
  • Range: 700 – 50 = 650
  • Makin besar range → makin bervariasi

Range Data Kelompok
Cara menghitung range data kelompok:
1. Selisih titik tengah kelas tertinggi dengan titik tengah kelas terendah
2. Selisish tepi atas kelas tertinggi dengan tepi bawah kelas terendah

Contoh Soal Range



Hitung range data kelompok diatas;
  • Titik tengah kelas terendah = 142
  • Titik tengah kelas tertinggi = 172
  • Tepi bawah kelas terendah = 139,5
  • Tepi bawah kelas tertinggi = 174,5
  • Range = 172 – 142 = 30
  • Range = 174,5 – 139,5 = 35

Deviasi Rata-rata
  • Deviasi rata-rata: adalah nilai rata-rata hitung dari harga mutlak simpangannya
Deviasi rata-rata data tunggal:

DR = ∑ ⅼ X – X1 ⅼ/ n =

X = nilai individu
X1 = nilai rata-rata
n = jumlah data

Contoh Soal
Tentukan deviasi rata-rata dari:
  • 2, 3, 6, 8, 11
  • X1 = (2+3+6+8+11) / 5 = 6
  • Cara mencari deviasi rata-rata dapat menggunakan tabel bantu sbb:
  • DR = 14 / 5 = 2,8

Tabel Bantu



Deviasi Rata-rata Kelompok

Rumus:

DR = (∑ f ⅼ X – X1 ⅼ) / n

  • f = frekuensi kelompok
  • X = nilai tengah kelompok
  • X1 = rata-rata nilai tengah kelompok
  • n = jumlah f

Contoh Soal Deviasi Kelompok 1



Contoh Soal Deviasi Kelompok 2




DR = (∑ f ⅼ X – X1 ⅼ) / n

DR = 282 / 50 = 5,64

Varians
  • Varians merupakan jumlah kuadrat semua deviasi nilai-nilai individu terhadap rata-rata nilai kelompok
  • Akar varians disebut standart deviasi atau simpangan baku
  • Varians sample = s2
  • Varians populasi = σ2 (sigma)

Varians Data Tunggal
Untuk sample besar (>30)

s2 = ∑ (X – X1)2 / n

  • s2 = Varians
  • X = nilai individu
  • X1 = nilai rata-rata
  • n = jumlah data

Untuk sample kecil (n≤30)

s2 = ∑ (X – X1)2 / n-1

  • s2 = Varians
  • X = nilai individu
  • X1 = nilai rata-rata
  • n = jumlah data
  • Varians Data Kelompok
Varians Data Kelompok
Untuk sample besar (>;30)

s2 = ∑ f(X – X1)2 / n

  • s2 = Varians
  • f = frekuensi kelompok
  • X = nilai tengah kelompok
  • X1 = rata-rata nilai tengah kelompok
  • n = jumlah f

Untuk sample kecil (n≤30)

s2 = ∑ f(X – X1)2 / n-1

  • s2 = Varians
  • f = frekuensi kelompok
  • X = nilai tengah kelompok
  • X1 = rata-rata nilai tengah kelompok
  • n = jumlah f

Contoh Soal
Tentukan varians dari data:
  • 2, 3, 6, 8, 11
  • n = 5
  • X1 = (2+3+6+8+11)/5 = 6

Contoh Soal Varian



s2 = ∑ (X – X1)2 / n-1

(54)/ (5-1) = 13,5

Contoh Soal Varians 2



Contoh Soal Varians 3



X1 =(66+69+72+75+78+81) / 6 = 73,425

s2 = ∑ f(X – X1)2 / n

s2 = (467,790) / 40 =
11,694

Standart Deviasi (SD)
  • Simpangan Baku atau Standart deviasi adalah akar dari varians
  • Standart Deviasi sample = s
  • Standart Deviasi populasi = σ (sigma)
Untuk sample besar (> 30)

s = √ ∑ (X – X1)2 / n

  • s = Standart Deviasi
  • X = nilai individu
  • X1 = nilai rata-rata
  • n = jumlah data

Untuk sample kecil (n≤30)

s = √ ∑ (X – X1)2 / n-1

  • s = Standart Deviasi
  • X = nilai individu
  • X1 = nilai rata-rata
  • n = jumlah data
Data Kelompok
Untuk sample besar (>30)

s = √ ∑ f(X – X1)2 / n

  • s = Standart Deviasi
  • f = frekuensi kelompok
  • X = nilai tengah kelompok
  • X1 = rata-rata nilai tengah kelompok
  • n = jumlah f

Untuk sample kecil (n≤30)

s = √ ∑ f(X – X1)2 / n-1

  • s = SD (standart deviasi)
  • f = frekuensi kelompok
  • X = nilai tengah kelompok
  • X1 = rata-rata nilai tengah kelompok
  • n = jumlah f

Contoh Soal
Berikut adalah sample nilai UTS Biostatistik dari sekelompok Mahasiswa Stikes Pemda Jombang:
30, 35, 42, 50, 58, 66, 74, 82, 90, 98
Tentukan Simpangan Bakunya!

Contoh soal varians 4



s = √ ∑ (X – X1)2 / n-1


s = √ 4.950,5 / 9

√ 550,056 = 23,45

Contoh Soal Varians 5



Contoh Soal Varians 6



X1 = ∑fx / ∑f = 5.585 / 100 = 55,85

s = √ ∑ (X – X1)2 / n

S = √ (5.342,75) / 100 =
7,31

REFERENSI:
  1. Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC
  2. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara
  3. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara
  4. Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara
  5. Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia
  6. Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
More aboutPENGUKURAN DISPERSI

VARIABEL STATISTIK

Posted by Unknown on Wednesday, March 17, 2010

Dr. Suparyanto, M.Kes

Apa Itu Variabel
  • Variabel: adalah suatu sifat atau fenomena yang menunjukan sesuatu yang dapat diamati dan nilainya berbeda-beda
Sesuatu dikatakan variabel, jika:
  • Mempunyai nama
  • Dapat diamati atau diukur
  • Nilainya berbeda-beda
  • Memiliki definisi verbal
  • Ada kelompok penggolongan atau satuan

Contoh variabel tinggi badan:
  • Nama : tinggi badan
  • Dapat diukur : dapat
  • Nilai pengukuran : berbeda
  • Definisi verbal : jarak antara kepala – kaki
  • Satuan : centimeter

  • Bagian dari variabel disebut: atribut
  • Variabel: jenis kelamin, tingkat pendidikan
  • Atribut: laki, perempuan →atribut dari variabel jenis kelamin
  • Atribut: SD, SMP, SMA, PT → atribut dari variabel tingkat pendidikan

Subyek dan Obyek Penelitian
  • Jika kita akan meneliti tingkat pengetahuan ibu hamil → maka ibu hamil disebut subyek penelitian →sedangkan tingkat pengetahuan disebut obyek penelitian
  • Meneliti jumlah kunjungan Puskesmas → Puskesmas: subyek, kunjungan: obyek
  • Meneliti kemanjuran obat → obat: subyek, kemanjuran: obyek

Macam Variabel
  • Variabel Tergantung/ Akibat / Terpengaruh/ Dependen → variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain
  • Variabel Bebas/ Sebab/ mempengaruhi/ Independen →variabel yang mempengaruhi variabel lain
  • Contoh: variabel pendidikan dan pekerjaan →variabel pendidikan (variabel bebas), variabel pekerjaan (tergantung) → sebab pendidikan mempengaruhi pekerjaan

Sebutkan, mana yang termasuk variabel bebas dan variabel tergantung
  1. Jenis olah raga dan bakat
  2. Pekerjaan dan jenis kelamin
  3. Kepribadian, pendidikan, dan keturunan

Hubungan Antar Variabel
  1. Hubungan Asimetris
  2. Hubungan Simetris
  3. Hubungan Timbal Balik (Resiprocal)

Hubungan Variabel Asimetris
  • Hubungan variabel Asimetris adalah hubungan suatu variabel yang mempengaruhi variabel lainya
  • X → Y
  • X = variabel bebas, independent, pengaruh, prediktor
  • Y = variabel tergantung, dependent, terpengaruh, kriterium

Hubungan Variabel Simetris
  • Hubungan simetris artinya kedua variabel ada hubungan tetapi tidak saling mempengaruhi
  • Contoh: variabel Tinggi badan (Y1) dan Berat Badan (Y2) dipengaruhi oleh variabel pertumbuhan (X)
  • Antara Y1 dan Y2 ada hubungan, tetapi tidak saling mempengaruhi

Hubungan Variabel Timbal Balik
  • Hubungan antar dua variabel yang saling mempengaruhi
  • Misal: hubungan antara variabel malnutrisi dan variabel malabsorbsi
  • Malabsorbsi akan menyebabkan malnutrisi
  • Malnutrisi akan menyebabkan atropi mukosa usus halus → malabsorbsi

Variabel Perantara
  • Variabel perantara atau penghubung: variabel yang menjadi penghubung antara variabel bebas dan variabel tergantung
  • Misal: modernisasi (status wanita) dapat mempengaruhi fertilitas, tetapi tidak secara langsung, namun melalui kontrasepsi atau penundaan usia perkawinan → variabel kontrasepsi dan penundaan usia perkawinan disebut: Variabel Perantara

Variabel Penekan/ Pra Kondisi
  • Variabel penekan atau prakondisi adalah variabel yang merupakan prasyarat bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung
  • Contoh: Kuman M. TB (variabel bebas) menyebabkan penyakit TB (varibel tergantung) → proses diatas dapat berlangsung pada saat kondisi tubuh lemah (variabel penekan/ prakondisi)

Variabel Pengganggu/ Distorter
  • Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung
  • Contoh: Hipotesis: akseptor KB ekonomi lemah akan lebih banyak daripada ekonomi tinggi →ternyata hipotesis tersebut salah, hal ini disebabkan ada variabel pengganggu yaitu variabel status pekerjaan: PNS dan Non PNS → ternyata hipotesis tsb benar pada pegawai non PNS

Definisi Operasional Variabel
  • Definisi operasional adalah seperangkat instruksi yang lengkap untuk menetapkan apa yang akan diukur dan bagaimana cara mengukur variable.
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun definisi operasional sebuah variable adalah:
  • Nama variable
  • Definisi verbal variable
  • Kelompok penggolongan variable
  • suatu cara untuk menggolongkannya

  • Agar variabel dapat diamati dan diukur, maka setiap konsep yang ada dalam permasalahan atau yang ada dalam hipotesis harus disusun Definisi Operasional.
  • Definisi operasional dari variabel sangat diperlukan terutama untuk menentukan alat atau instrumen yang akan digunakan dalam pengumpulan data.

  • Sebagai contoh konsep orang lapar: Orang lapar dapat didefinisikan sebagai:
  • Orang yang dapat menghabiskan sepiring nasi dalam waktu kurang dari dua menit
  • Orang yang kelihatan mengantuk, tidak suka berbicara dan kelihatan lesu.
  • Untuk menentukan seseorang lapar atau tidak, berdasarkan definisi 1 diperlukan sepiring nasi dan sebuah pencatat waktu, sedang berdasar definisi 2 tidak diperlukan alat, kecuali indera pengamatan

Tuliskan Definisi Operasional Variabel Berikut:
  1. Pengetahuan
  2. Persepsi
  3. Sikap
  4. Perilaku
  5. Kinerja
  6. Adat
  7. Tradisi
  8. Budaya
REFERENSI:
  1. Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC
  2. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara
  3. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara
  4. Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara
  5. Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia
  6. Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.


    More aboutVARIABEL STATISTIK

    POPULASI SAMPLE SAMPLING

    Posted by Unknown

    Dr. Suparyanto, M.Kes

    Apa Itu Populasi
    • Populasi: kumpulan individu atau obyek yang mempunyai kateristik yang akan dihitung/diukur
    • Misal: penduduk Jombang, pasien poli kandungan, perawat puskesmas
    • Macam Populasi:
    • Populasi Finit (terhingga): diketahui jumlahnya
    • Populasi Infinit (tak terhingga): tidak diketahui jumlahnya, dapat diubah menjadi terhingga dengan cara membatasi wilayah atau jumlah

    Apa Itu Sampel
    • Sampel: adalah perwakilan dari populasi, yang dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya
    • Pengambilan sample dilakukan dengan cara acak/random →agar semua anggota pupolasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih

    Apa Itu Sampling
    • Sampling adalah cara memperoleh sample dari populasi
    • Sampling dibedakan menjadi dua; random dan non random

    Random Sampling
    1. Simple Random Sampling
    2. Systematic Sampling
    3. Stratified Sampling
    4. Cluster Sampling
    5. Multistage Sampling

    Non Random Sampling
    1. Asidentil sampling
    2. Kuota sampling
    3. Purpose sampling

    Sample Random Sampling
    • Pengambilan sample dengan menggunakan tabel random atau diundi
    • Tabel Random Sampling: 88, 00, 23, 67, 14, 45, 17, 48, 79, 59, 42, 08, 54, 65, 61, 84, 86, 33, 64, 90, 15, 69, 97, 58, 80, 25, 72, 52, 35, 40, 98, 24, 21, 66, 01, 08, 23, 15, 55, 02, 32, 83, 24, 54, 52, 07, 44, 53, 64, 33, 80, 87, 18, 01, 39, 84, 62, 25, 72, 07, 17, 52, 86, 14, 06, 33, 70, 75, 89, 10, 22, 91 dst

    Sistematic Random Sampling
    • Populasi diurutkan terlebih dahulu
    • Pemilihan random diperoleh dengan cara mencari angka kelipatan
    • Angka kelipatan diperoleh dari: populasi/sample → misal: 100/50=2
    • Hasil pemilihan sample dengan angka kelipatan 2 adalah: 00, 02, 04, 06, 08, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22 dst

    Stratified Random Sampling
    • Populasi dibagi menjadi beberapa kelompok atau strata → baru dilakukan random sampling
    • Misal penelitian IQ siswa SD →dikelompokan dulu per kelas → lalu masing2 kelas dilakukan random sampling
    • Misal jumlah sample 60 siswa → maka masing2 kelas diambil 10 sample dipilih secara random

    Cluster Random Sampling
    • Cluster sampling dipergunakan saat unit samplingnya terdiri lebih dari satu elemen populasi
    • Misalnya: survey kualitas air minum penduduk didesa
    • Penduduk kita kelompokan dulu → dapat berdasar RT/RW, jalan, sungai

    Multistage Random Sampling
    • Teknik pemilihan sample yang dilakukan secara bertingkat dan biasanya berdasarkan pembagian wilayah kerja suatu pemerintahan
    • Misal: survey jamban di jawa timur → kita tentukan dulu berapa kabupaten/kota yang disampling →berapa kecamatan →berapa desa → berapa dusun → berapa RW → berapa RT

    Asidentil Sampling
    • Pengambilan saple secara kebetulan
    • Misalnya, pada hari dan jam kapan peneliti sempat atau pengunjung puskesmas yang saat itu datang

    Kuota sampling
    • Pengambilan sample yang jumlahnya telah ditentukan oleh peneliti

    Purpose sampling
    • Pengambilan sample yang kriterianya sesuai dengan keinginan atau tujuan peneliti

    Pengumpulan Data
    1. Sensus: mencari data dengan mengamati atau mengukur semua responden
    2. Survey: mencari data dengan mengamati atau mengukur sebagian responden
    • Keuntungan survey:
    • Biaya murah, waktu dan tenaga sedikit, data lebih valid
    • Kerugian survey:
    • Data bersifat sesaat, tidak dapat menggambarkan perubahan yang terjadi dengan berjalannya waktu

    Teknik Pengumpulan Data
    1. Pengamatan
    2. Wawancara
    3. Angket
    4. Pengukuran

    Instrumen Pengumpulan Data
    1. Formulir isian
    2. Check list
    3. Kuesioner tertutup atau terbuka
    4. Alat ukur: timbangan, tersimeter

    Formulir Isian
    • Formulir isian → menggunakan beberapa pertanyaan yang berisi apa yang akan diamati dan pengamat hanya menulis hasil dari obyek yang diamati
    • Tidak ada komunikasi antara responden dan peneliti
    • Misal: Apakah penyakit Flu burung membahayakan?

    Check List
    • Check list terdiri dari beberapa pertanyaan yang jawabanya sudah disediakan oleh peneliti, responden tinggal memberi tanda centang (√)
    • Misal: Pendidikan saudara: □ SD, □ SMP, □ SMA, □ PT
    Kuesioner
    • Kuesioner: daftar pertanyaan yang sudah tersusun secara tertulis dan responden tinggal menulis jawabanya
    • Kuesioner tertutup: jika jawaban sudah disediakan peneliti, responden tinggal memilih jawaban yang telah disediakan
    • Kuesioner terbuka: jika jawaban tidak disediakan peneliti, responden harus menulis jawaban dimana jawabannya tergantung pemikiran responden
    REFERENSI:
    1. Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC
    2. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara
    3. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara
    4. Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara
    5. Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia
    6. Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.


      More aboutPOPULASI SAMPLE SAMPLING

      PENGOLAHAN DATA

      Posted by Unknown

      Dr. Suparyanto, M.Kes

      Langkah Pengolahan Data
      • Editing → (melengkapi, memperbaiki, memperjelas, pengecekan logis) jawaban responden
      • Coding → memberikan jawaban secara angka atau kode sehingga mudah diolah → misal: SD (1), SMP (2), SMA (3), PT (4)
      • Transfering → memindahkan jawaban/kode jawaban ke dalam media pengolah/kartu kode
      • Tabulating → menyusun data dalam bentuk tabel/grafik

      Editing
      • Editing satuan:
      • Umur: hari, minggu, bulan, tahun, selapan, jaman jepang
      • Berat: gram, kilogram, ton, ons

      • Editing pekerjaan:
      • Wiraswasta: pedagang, penjual bakso, makelar, blantik sapi
      • Swasta: pekerja pabrik, pelayan toko, pegawai bank

      Coding
      • Coding jenis kelamin: laki (1), wanita (2)
      • Coding pekerjaan: PNS (1), swasta (2), wiraswasta (3), lain-lain (4)
      • Coding kepuasan: (skala Lickert)
      1. Sangat tidak puas : 1
      2. Tidak puas : 2
      3. Cukup : 3
      4. Puas : 4
      5. Sangat puas : 5

      Transfering



      Tabulating
      Menyusun data dalam bentuk tabel:
      1. Tabel distribusi atau tabel frekuensi
      2. Tabel silang atau cross tabulating

      Distribusi
      • Distribusi: kumpulan data yang kita amati dalam suatu karakteristik tertentu
      • Data yang tidak dikelompokan disebut: distribusi tunggal
      • Misal umur tenaga kesehatan: 34, 45, 24, 37, 55, 19, 21, 36, 33, 44, 28
      • Data yang dikelompokan disebut: distribusi kelompok (frekuensi)

      Tabel Disribusi/ Tabel Frekuensi



      Cara membuat Distribusi Frekuensi
      • Carilah rentang nilai dengan cara nilai terbesar dikurangi nilai terkecil
      • Hasil rentang nilai dibagi dengan banyaknya kelas interval yang diinginkan.
      • Banyaknya kelas interval mulai 5 s/d 15
      • Hasil pembagian rentang nilai dengan banyaknya kelas merupakan panjang dari kelas interval

      Penyajian Data
      1. Narasi: tulisan, karangan, textular
      2. Tabel:
      3. Tabel Distribusi Frekuensi
      4. Tabel Silang (Cross Tabulation)
      5. Grafik:
      • Grafik Batang; Histogram, Single Bar, Sub Divided Bar, Multiple Bar
      • Grafik Garis: Poligon, Ogive, Propotional Line Diagram, Propotional Change Line Diagram, Grafik Garis Tunggal, Grafik Garis Berganda, Hi-Lo

      Grafik
      • Grafik Gambar (Pictogram)
      • Grafik Lingkaran (Pie Diagram)
      • Grafik Tebar (Scater Diagram)
      • Grafik Batang

      Contoh Tabel Distribusi



      Contoh Tabel Silang Raw



      Contoh Tabel Silang Colum



      Contoh Tabel Silang Total



      Contoh Grafik Histogram



      Latihan Soal
      Buat Table Disribusi Frekuensi berdasarkan:
      1. Umur dengan interval 10 tahun
      2. Pendidikan
      3. Status perkawinan
      4. Kinerja

      Buat Tabel Silang antara
      1. Umur dengan pendidikan
      2. Pendidikan dengan status perkawainan
      3. Pendidikan dengan kinerja
      REFERENSI:
      1. Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC
      2. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara
      3. Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara
      4. Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara
      5. Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia
      6. Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.


        More aboutPENGOLAHAN DATA

        EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF

        Posted by Unknown on Monday, March 15, 2010

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        Apa Itu Epidemiologi Deskriptif
        • Epidemiologi deskriptif adalah ilmu yang menggambarkan penyebaran/distribusi penyakit yang terjadi di masyarakat berdasarkan variabel epidemiologi yang mempengaruhinya.
        • Variabel epidemiologi tersebut dikelompokan menurut: orang (person), tempat (place) dan waktu (time)

        Variabel Orang/ Person:
        • Meliputi: umur, jenis kelamin, kelas sosial, pekerjaan, etnik/suku, status perkawinan, besarnya keluarga, paritas

        Variabel Templat/ Place:
        • Meliputi: alamat, RT, RW, dusun, desa, kecamatan, kabupaten, propinsi, pulau, negara. Kota, desa, pantai, pegunungan, hutan, rawa, Pasar, mal, jalan raya, stasiun, tempat wisata, hotel

        Variabel Waktu/Time:
        • Jam, hari, bulan, tahun, tanggal, Musim penghujan, kemarau, Terus menerus, berkala, insidentil, Musim buah, perayaan, upacara

        Cara Penyajian Data
        1. Narasi
        2. Tabel Distribusi
        3. Tabulasi Silang
        4. Diagram/Grafik/Gambar

        Komponen tabel:
        1. Ada judul: yang memuat What, Where dan When
        2. Ada Badan Tabel
        3. Ada Sumber: nama (nama pengarang, institusi), tahun

        Contoh Judul:
        Tabel 1.2: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010

        Contoh Sumber:
        Sumber: Suparyanto, 2010

        Contoh Badan Tabel Distribusi/frekuensi:

        Tabel 1.2: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010












        Sumber: Suparyanto, 2010



        Contoh Badan Tabel Silang (Raw):

        Tabel 1.3: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010











        Sumber: Suparyanto, 2010


        Contoh Badan Tabel Silang (Colum):

        Tabel 1.4: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010











        Sumber: Suparyanto, 2010



        Contoh Badan Tabel Silang (Total):

        Tabel 1.5: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010 











        Sumber: Suparyanto, 2010


        Histogram:
        Untuk grafik, gambar, cara penulisan judul ada dibawah grafik, baru sumbernya


        Grafik 1.2: Distribusi tenaga kesehatan menurut pendidikan di Puskesmas Jombang Tahun 2010














        Sumber: Suparyanto, 2010

        Latihan soal:




        Tugas Individu:
        Buat table frekuensi berdasarkan:
        1. Umur dengan interval 10 tahun
        2. Pendidikan
        3. Status perkawinan
        4. Kinerja

        Buat tabel silang antara:
        1. Pendidikan dan status perkawinan (raw)
        2. Umur (kelas interval 10) dan kinerja (colum)
        3. Status perkawinan dan kinerja (total)

        Buat Grafik Histogram
        1. Pendidikan
        2. Status perkawinan
        3. Kinerja

        Waktu pengerjaan 1 minggu, ditulis dalam kertas HVS atau folio bergaris

        Referensi
        1. Noor, 1997, Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        2. Bustan, 2000, Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        3. Bustan, 2002, Pengantar Epidemiologi, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        4. Notoatmojo, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip Prinsip Dasar, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        5. Entjang, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, PT. Citra Aditya Bakti
        6. Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
        More aboutEPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF

        DIAGNOSIS SAKIT

        Posted by Unknown

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        Cara Diagnosis
        • Diagnosis adalah upaya untuk menegakan atau mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh seseorang atau maslah kesehatan yang dialami oleh masyarakat
        Cara diagnosis: (Ahlbom)
        1. Anamnesis
        2. Pemeriksaan fisik
        3. Tes Penunjang

        Anamnesis
        • Anamnesis adalah upaya untuk mencari keluhan yang berupa gejala (simptom) yang dirasakan pasien
        • Berdasarkan apa yang dirasakan pasien (hasil observasi objektif pasien)
        • Contoh: sakit kepala, mual, sakit perut, linu-linu

        Pemeriksaan Fisik
        • Pemeriksaan fisik adalah upaya untuk mencari Tanda (sign) yaitu hasil pengamatan obyektif dokter/tenaga kesehatan terhadap keluhan pasien
        • Berdasarkan apa yang ditemukan tenaga kesehatan dalam pemeriksaan
        • Contoh: panas, edem, memar, kembung

        Test Pemeriksaan
        • Test pemeriksaan adalah upaya untuk membantu menegakan diagnosis dengan Pemeriksaan laboratorium atau alat lain (USG, EKG, Rontgen)
        • Contoh: pemeriksaan darah lengkap, widal, foto dada, USG abdomen

        Beda Diagnosis Sakit antara UKM dan UKP



        Definisi Kasus
        • Kasus adalah mereka yang menderita suatu penyakit (UKP) atau masalah kesehatan (UKM)
        • Upaya diagnosis adalah upaya mendefinisikan jenis penyakit atau masalah kesehatan
        • Pada UKP, diagnosis perlu untuk intervensi Terapi
        • Pada UKM, diagnosis perlu untuk strategi pemberantasan atau pencegahan penyakit di masyarakat

        Untuk mendefinisikan kasus perlu kriteria diagnosis:
        1. Pemisahan sehat dan sakit
        2. Status sakit: mungkin (possibel); barangkali (probable); pasti (definitif)
        3. Status sakit: ringan; sedang; berat
        4. Stadium penyakit: stadium I; II; III dan IV

        Contoh Kasus TB
        • Diagnosis Possible jika ada keluhan batuk berdahak > 2 minggu
        • Diagnosis Probable jika ada respon dengan pengobatan anti TB atau gejala batuk berdahak warna kuning kehijauan dan batuk darah (hematemisis)
        • Diagnosis Definitif jika ditemukan BTA dalam sputum

        Apa diagnosis possible, probable dan definitif untuk kasus: Polio, kusta, DBD, HIV/AIDS

        Status Kesehatan
        1. The Traditional (Ecological) Model
        2. The Health Field Concept (H.L. Laframboise, 1973)
        3. The Environment of Health (Hendrik L. Blum, 1974)

        The Traditional (Ecological) Model



        • Status kesehatan menurut model ekologi adalah hasil interaksi antara Host, Agent & Environment
        • Status kesehatan Sehat, jika hasil interaksi ketiga faktor dalam keadaan seimbang
        • Status kesehatan Sakit jika hasil interaksi negatif atau ada gangguan

        Gangguan Keseimbangan
        • Kemampauan agent meningkat misal virulensi bertambah atau resistensi bertambah
        • Kepekaan Host meningkat misal gizi turun, kecapekan, kekebalan tubuh menurun

        • Pergeseran lingkungan yang meningkatkan kemampuan agent misal lingkungan kotor, hujan
        • Perubahan lingkungan yang meningkatkan kepekaan Host misal kepadatan penduduk, hujan, kemarau

        The Health Field Concept (Laframboise)



        • Status Kesehatan Sehat menurut Model Laframboise jika semua faktor mendukung
        • Status Kesehatan Sakit, jika ada salah satu atau lebih faktor tidak mendukung

        The Environment of Health (Blum)



        • Status Kesehatan Sehat menurut Blum, jika semua faktor mendukung
        • Status Kesehatan Sakit, jika satu atau lebih faktor tidak mendukung
        • Bedanya dengan konsep Lamframboise adalah pada model Blum telah ditentukan faktor prioritas terhadap faktornya
        Prioritas faktor:
        1. Lingkungan
        2. Perilaku
        3. Pelayanan kesehatan
        4. Keturunan

        Referensi
        • Noor, 1997, Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        • Bustan, 2000, Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        • Bustan, 2002, Pengantar Epidemiologi, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        • Notoatmojo, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip Prinsip Dasar, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        • Entjang, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, PT. Citra Aditya Bakti
        • Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
        More aboutDIAGNOSIS SAKIT

        KONSEP DASAR EPIDEMIOLOGI PENYAKIT

        Posted by Unknown

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        Segitiga Epidemiologi
        • Segitiga epidemiologi merupakan konsep dasar epidemiologi yang memberi gambaran tentang hubungan antara tiga faktor yg berperan dalam terjadinya penyakit dan masalah kesehatan lainnya
        • Segitiga epidemiologi merupakan interaksi antara Host (penjamu), Agent (penyebab) dan Environment (lingkungan)

        Segitiga Epidemiologi



        • Keadaan di masyarakat dikatakan ada masalah kesehatan jika terjadi ketidak seimbangan antara Host, Agent dan Environment
        • Pada saat terjadi ketidakseimbangan antara Host, Agent dan Environment akan menimbulkan penyakit pada individu atau masalah kesehatan di masyarakat

        Faktor Host
        Adalah faktor yang melekat pada Host
        • Genetik: DM, asma, hipertensi
        • Umur: osteoporosis, campak, polio, ca servix, ca mammae
        • Jenis kelamin: ca servik, BPH, ca paru
        • Suku/ras/warna kulit: negro lebih kuat dari kulit putih
        • Fisiologis: kelelahan, kehamilan, pubertas, stres, kurang gizi
        • Imunologis: ASI, imunisasi, sakit
        • Perilaku: gaya hidup, personal higienis, HAM, rekreasi, merokok, napza

        Faktor Agent
        Faktor yang menyebabkan penyakit atau masalah kesehatan
        • Gizi: kurang gizi, vitamin, mineral, kelebihan gizi
        • Kimia: pengawet, pewarna, asbes, cobalt, racun, antigen
        • Fisik: radiasi, trauma, suara, getaran
        • Biologis: amoeba, bakteri, jamur, riketsia, virus, plasmodium, cacing

        Faktor Environment
        Faktor lingkungan yang mempengaruhi Host dan Agent
        • Fisik: iklim (kemarau dan hujan), geografis (pantai dan pegunungan), demografis (kota dan desa)
        • Biologis: flora dan fauna
        • Sosial: migrasi/urbanisasi, lingkungan kerja, perumahan, bencana alam, perang, banjir

        Karakteristik Host
        • Resistensi: kemampuan Host untuk bertahan hidup terhadap infeksi (agent)
        • Imunitas: kemampuan Host mengembangkan sistem kekebalan tubuh, baik didapat maupun alamiah
        • Infectiousness: potensi Host yg terinfeksi untuk menularkan penyakit yang diderita kepada orang lain

        Karakteristik Agent
        • Infektivitas: kesanggupan agent untuk beradaptasi sendiri terhadap lingkungan Host untuk mampu tinggal, hidup dan berkembang biak dalam jaringan Host
        • Patogenesitas: kesanggupan agent untuk menimbulkan reaksi patologis (penyakit) pada Host setelah infeksi
        • Virulensi: kesanggupan agent untuk menghasilkan reaksi patologis berat yang menyebabkan kematian
        • Toksisitas: kesanggupan agent untuk memproduksi toksin yang merusak jaringan Host
        • Invasivitas: kesanggupan agent untuk penetrasi dan menyebar kedalam jaringan Host
        • Antigenisitas: kesanggupan agent merangsang reaksi imunologis Host (membentuk antibodi)

        Karakteristik Environment
        • Topografi: situasi lokasi tertentu (letak/posisi/peta), baik alamiah maupun buatan manusia, yang mempengaruhi terjadinya dan penyebaran penyakit tertentu (danau, sungai, hutan, sawah)
        • Geografis: keadaan yang berhubungan dengan permukaan bumi (struktur geologi, iklim, penduduk, flora, fauna) yang mempengaruhi terjadinya dan penyebaran penyakit tertentu (tanah pasir atau tanah liat)

        Portal of Entry dan Portal of Exit
        • Portal of entry: pintu masuknya Agent kedalam Host contoh: oral, kulit, nafas, kemih
        • Portal of exit: pintu keluarnya Agent dari Host contoh: nafas, anal, darah, cairan tubuh
        • Transmisi: vektornya?
        Bagaimana preventifnya?
        • Cuci tangan sebelum makan
        • Menolong partus memakai sarung tangan
        • Jangan meludah sembarang tempat

        Kejadian Penyakit Dalam Komunitas
        • Endemis: penyakit yang menetap pada suatu tempat, populasi dan masyarakat tertentu (minimal 3 tahun berturut-turut)
        • Epidemi: terjadi peningkatkan penyakit melebihi normal (2 x lipat sebelumnya) di masyarakat  wabah
        • Pandemi: epidemi yang terjadi pada daerah yang sangat luas (mendunia)

        Tugas Individu: buat makalah

        • Pendahuluan
        1. Latar Belakang
        2. Tujuan 

        • Tinjuan Pustaka
        1. Faktor Agent
        2. Faktor Host
        3. Faktor Environment
        4. Port of entry and exit
        5. Transmisi
        • Pembahasan
        1. Pencegahan
        2. Pemberantasan
        3. Pengobatan/ Penatalaksanaan
        • Penutup
        1. Kesimpulan
        2. Saran

        Referensi
        1. Noor, 1997, Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        2. Bustan, 2000, Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        3. Bustan, 2002, Pengantar Epidemiologi, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        4. Notoatmojo, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip Prinsip Dasar, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        5. Entjang, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, PT. Citra Aditya Bakti
        6. Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
        More aboutKONSEP DASAR EPIDEMIOLOGI PENYAKIT

        KONSEP SEHAT DAN MASALAH KESEHATAN

        Posted by Unknown

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        Apa Itu Sehat?
        • Keadaan sejahtera sempurna fisik, mental dan sosial, tidak terbatas pada bebas dari penyakit dan kelemahan (WHO)
        • Keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis (UU 23 th 1992 tentang Kesehatan)

        Komponen Sehat
        1. Sehat fisik: sehat anatomi dan fungsi
        2. Sehat mental: rasional, emosi sesuai dengan realita, spiritual
        3. Sehat sosial: bersosialisasi dengan lingkungan
        4. Sehat ekonomi: mampu membiayai atau mengurusi dirinya sendiri atau menunjukan prestasi

        Ruang Lingkup Masalah Kesehatan
        Menurut Fletcher →6 D
        1. Death → kematian
        2. Disease →penyakit
        3. Disability → kecacatan
        4. Discomfort → kekurang nyamanan
        5. Dissatisfaction → kekurang puasan
        6. Destitution →kelemahan (minder)

        Ruang Lingkup Epidemiologi
        • Epidemiologi → pendekatan khusus terhadap masalah kesehatan (mencari solusi)
        • Mulai mengidentifikasi masalah →mengkaji apa penyebab masalah kesehatan → tindak lanjut → implementasi →evaluasi
        Ruang lingkup epidemiologi → 6E
        • Etiologi; Efikasi; Efisiensi; Efektivitas; Evaluasi; Edukasi

        Etiologi
        • Mengidentifikasi apa penyebab penyakit dan masalah kesehatan
        • Misal: penyakit DBD
        • Etiologis → virus dengue
        • Masalah Prevalensi DB: meningkat
        • Penyebab Masalah → sarang nyamuk, partisipasi masyarakat, kebodohan, sarana kesehatan

        Apa penyebab dan masalah:
        1. KB
        2. HIV/AIDS
        3. Kehamilan pra nikah
        4. TB
        5. Kusta
        6. Pengangguran

        Efikasi
        • Efek atau daya optimal yang dapat diperoleh (mencapai tujuan) dari adanya intervensi kesehatan
        • Imunisasi → efikasi 90% → artinya dengan imunisasi didapat kekebalan sebanyak 90% balita yang diimunisasi
        • PSN 3M → dapat menurunkan ABJ (Angka Bebas jentik) →menurunkan morbiditas DBD

        1. Apa efikasi Alat kontrasepsi?
        2. Apa efikasi ANC?
        3. Apa efikasi Sex education?
        4. Apa efikasi Pap smear?
        5. Apa efikasi General Check Up?
        6. Apa efikasi Olah raga?

        Efektivitas
        • Besarnya hasil yang dapat diperoleh (mencapai tujuan) dari suatu tindakan (intervensi) kesehatan
        • Misal: peningkatan kasus DBD 70% →dilakukan fogging → kasus menurun 50% → fogging efektif menurunkan kasus DBD 20%
        • Efektivitas penurunan kasus diare setelah kaporisasi sumur dan penyuluhan

        • Intervensi kesehatan akan efektif jika intervensi sesuai dengan causa masalah kesehatan
        • Causa kesehatan dapat diketahui dengan epidemiologi analitik (penelitian)
        • Intervensi dikatakan efektif jika output sesuai dengan tujuan

        • Intervensi apa yang efektif menurunkan penyakit DBD?
        1. Penyuluhan tentang penyakit DBD
        2. PSN 3M
        3. Fogging

        • Intervensi apa yang efektif menurunkan Angka kematian bayi?
        1. ANC
        2. Imunisasi TT
        3. Memimpin partus sesuai SOP

        Efisiensi
        • Pengaruh yang dapat diperoleh (mencapai tujuan) dengan menggunakan sumber daya yang ada seminimal mungkin
        • Imunisasi BCG → 1X, tidak efisien jika diberikan 2x
        • PSN → cukup 3M → tidak efisien jika membersihkan semua lingkungan

        Efektif atau Efisien?
        1. Pemeriksaan ANC setiap bulan
        2. KB dengan metode kalender
        3. Sectio pada kehamilan fisiologis
        4. Memimpin partus letak lintang
        5. Mengobati anemia berat dengan banyak makan sayuran hijau
        6. Menentukan umur kehamilan dengan tinggi fundus

        Evaluasi
        • Penilaian secara keseluruhan keberhasilan suatu intervensi kesehatan
        • Evaluasi baru dapat dilaksanakan jika ada perencanaan (target)
        • Intervensi dikatakan berhasil →jika mampu mencapai target yang telah ditetapkan atau melebihi
        • Imunisasi TT bumil >90% akan menurunkan morbiditas Tetanus neonatorum

        Edukasi
        • Intervensi berupa peningkatan pengetahuan tentang kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit
        • Penyuluhan gejala DBD →segera merujuk ke RS → kematian DBD dapat diturunkan
        • Penyuluhan tanda bahaya kehamilan → kematian ibu dapat diturunkan → menghindari 3 terlambat (diagnosis, keputusan, rujuk)

        Materi apa yang perlu diberikan untuk menurunkan penyakit:
        1. TB
        2. HIV/AIDS
        3. Abortus
        4. Tetanus neonatorum
        5. Campak

        Konsep Sehat
        • Sehat dan sakit →merupakan suatu rangkaian proses yang berjalan terus menerus dalam kehidupan masyarakat
        • Sehat → sakit → sehat → sakit
        • Sakit awalnya single-cause → multiple-cause
        • Seseorang dikatakan sehat jika memenuhi syarat sehat WHO atau UUK atau tidak mempunyai masalah kesehatan (6D menurut Fletcher)

        Konsep Sakit
        • Untuk menjadi sakit → seseorang harus terpapar dengan kausa (agent) dan rentan terhadap keterpaparan agent tsb
        • Untuk mencegah sakit:
        • Menghindari terpapar agent → disinfektan; cuci tangan; pakai masker; pakai sarung tangan
        • Menurunkan kerentanan →meningkatkan daya tahan →makan bergizi, istirahat cukup, Olah Raga teratur, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

        Konsep Sakit


        Referensi
        1. Noor, 1997, Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        2. Bustan, 2000, Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        3. Bustan, 2002, Pengantar Epidemiologi, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        4. Notoatmojo, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip Prinsip Dasar, Jakarta, PT. Rineka Cipta
        5. Entjang, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, PT. Citra Aditya Bakti
        6. Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
        More aboutKONSEP SEHAT DAN MASALAH KESEHATAN

        Cari uang di internet tanpa modal

        Posted by Unknown on Sunday, March 14, 2010

        Mau Dapat Cek Sampai $895.72 Dari Bisnis Online Tanpa Modal?
        Lihat bukti Cek Penghasilan!


        Peluang bagus buat yang sering online dan ingin cari uang di internet sebagai penghasilan tambahan. Ini adalah program afiliasi gratis yang tidak mengharuskan Anda mengeluarkan modal kecuali biaya akses internet. Dengan menawarkan komisi bertingkat sampai 10 level, program ini memungkinkan siapa saja mendapat cek penghasilan hingga $895.72 hanya dengan mengajak/mereferensikan 3 orang saja.

        Walau cari uang di internet tidak semudah yang dibayangkan, namun dengan biaya GRATIS tentu tidak akan menyulitkan siapa pun untuk menawarkan program ini ke orang lain. Jika Anda benar-benar ingin bagaimana rasanya mendapat cek dari luar negeri yang bisa menambah penghasilan, silahkan teruskan membaca berikut ini:

        Dibayar Untuk Merekrut Anggota Baru

        Ini bukan bisnis PTC yang membayar member untuk meng-klik iklan-iklan sponsor. Anda hanya ditugaskan mengajak orang lain bergabung. Dengan kedalaman level hingga 10, potensi penghasilan bisa mencapai Ribuan Dollar.

        Komisi 10 Tingkat

        Berikut penghasilan yang akan didapat jika Anda bisa merekrut hanya 3 member baru:

        • Anda ajak 3 orang, komisi Anda $0.03

        • Downline/Referral Anda mengajak 3 orang lagi, komisi Anda = $0.09

        • Hingga level 10, penghasilan Anda = $895.72


        Sebenarnya, Anda boleh saja merekrut lebih dari 3 orang di bawah Anda. Tidak ada batasan berapa jumlah referral yang bisa Anda rekrut di level 1. Bahkan jika Anda bisa serius menjalankan bisnis ini dan mampu merekrut 5 orang member baru, dan member-member tersebut juga mampu merekrut member baru, maka potensi penghasilan Anda adalah sebagai berikut:


        • Anda ajak 5 orang, komisi Anda = $0.05

        • Downline/Referral Anda mengajak 5 orang lagi, komisi Anda = $0.25

        • Hingga level 10, penghasilan Anda = $122,080.30


        Mengapa Kita Dibayar Untuk Hanya Mengajak Teman?

        Tentu saja semua orang akan bertanya seperti itu. Dan ini lah penjelasan program yang saya terima langsung dari situsnya.

        Mereka adalah perusahaan bisnis periklanan dan mendapatkan uang dari para sponsor iklan. Dengan strategi afiliasi 10 level, mereka dapat mendatangkan banyak pengunjung dengan mudah serta hanya membayar biaya yang sangat murah.

        Pikirkan ini:
        Jika Anda memasang iklan di situs periklanan PPC, seperti misalnya Google Adwords, Anda mungkin akan membayar sebesar $0.05 hingga $0.5 per klik iklan. Artinya, untuk mendatangkan 1000 pengunjung, Anda bisa menghabiskan uang hingga $500. Dan itu pun adalah pengunjung yang datang dan berlalu begitu saja - belum tentu besoknya datang lagi.

        Sementara, dengan memberi komisi $0.01 kepada Anda untuk merekrut member baru, situs ini hanya akan membayar $10 untuk 1000 orang yang datang untuk bergabung. Dan 1000 orang ini tidak datang dan pergi begitu saja. Mereka akan mendaftar sebagai member yang akan datang lagi dan datang lagi untuk login dan melihat penghasilannya.

        Bisa Anda bayangkan, $500 untuk 1000 pengunjung VS $10 untuk 1000 pengunjung!

        Daripada mereka harus menghabiskan uang untuk membayar periklanan yang mahal, mereka memilih untuk membayar member untuk merekrut member lain dengan kedalaman 10 level referral.

        Sistem referral bertingkat 10 level ini memungkinkan Anda mendapat penghasilan hingga $122,080.30 jika Anda bisa merekrut 5 orang, dan referral Anda juga merekrut 5 orang sampai 10 level. Akan ada jutaan orang di dalam bisnis ini dan menjadi potensi periklanan yang sangat mahal nilainya.

        Seperti yang kita tau, Google menjadi sangat kaya karena memiliki Jutaan pengunjung setiap hari dan menjual layanan iklan.

        Jadi, tentu saja sangat masuk akal jika program ini mampu membayar Anda sebesar $0.01 untuk 1 orang yang Anda kirim ke situsnya untuk menjadi anggota juga. Hal ini berlaku sampai ke dalaman 10 level hingga Anda juga memiliki peluang menghasilkan uang hingga ribuan Dollar dari bisnis online gratisan ini.

        Apakah benar-benar membayar?

        Perusahaan periklanan ini dimiliki oleh perusahaan periklanan cukup terkenal yaitu Clixsense,inc yang terletak di:

        2115 Old Ashland City Rd.
        Clarksville, TN 37043
        USA

        Seperti yang saya tau, Clixsense,inc adalah perusahaan periklanan yang cukup bonafid dan saya sendiri pernah menerima cek komisi dari program afiliasi gratisnya. Sebagai bukti, saya juga menyertakan foto cek tersebut:

        buki cek penghasilan cari uang di internet dengan program gratis

        Sebagai informasi, Clixsense sendiri sudah tidak membuka layanan afiliasi untuk member Indonesia. Sebagai gantinya, mereka membuka program baru yang bisa menerima member Internasional termasuk Indonesia.

        Dibayar Menggunakan Cek

        Perusahaan ini membayar membernya menggunakan Cek dengan nominal Dollar. Walau demikian, Anda dapat menukarkan cek tersebut di bank-bank lokal di Indonesia dan dikonversi menjadi Rupiah tentunya. Besar minimum pembayaran yang dapat Anda ambil adalah $100. Jadi jika komisi Anda sudah mencapai $100, Anda akan dikirimi cek ke alamat rumah Anda.

        Bagaimana Cara Memulai Cari Uang Di Internet?

        Saya sangat menyarankan Anda memiliki akun email Gmail. Walau boleh saja pake akun email Yahoo, namun menggunakan Gmail akan memudahkan Anda nantinya.

        • Step 1
          Silahkan Mendaftar Gratis Di Sini
          Pastikan Anda memasukan nama dan alamat asli Anda karena cek akan dikirim ke rumah Anda.


        • Step 2
          Pastikan Anda meng-klik link konfirmasi yang dikirim ke email Anda. Jika tidak, akun Anda tidak akan dinyatakan aktif.


        • Step 3
          Mulai berpromosi. Masuklah ke member area (Login) dan temukan link Anda di sana. Anda akan mendapat link-link afiliasi serta banner-banner promosi. Sebarkan informasi seperti ini lewat posting blog, lewat Facebook, dan sebagainya.


        Cari Uang Dengan Berpomosi di Internet

        Tidak ada cara lain yang lebih bagus untuk mendapatkan uang kecuali Anda rajin berpromosi. Berikut saya berikan tips yang dapat membantu Anda dengan mudah melakukan promosi untuk merekrut member baru.

        1. Bikin Blog Gratis Di Blogger.com
          Blogger.com dapat berbahasa Indonesia dan hanya dibutuhkan 3 langkah mudah untuk membuat blog Anda. Jika Anda bisa membuat akun email, Anda bisa membuat blog.


        2. Buat Posting Artikel Tentang Bisnis Ini
          Semudah menulis email, buatlah posting dan ceritakan tentang bisnis ini. Anda dapat menggunakan gaya bahasa sesuka Anda. Jangan lupa untuk menyertakan affiliate link Anda dan memasang banner-banner promosinya di blog Anda.


        3. Kunjungi Blog-blog lain
          Carilah dengan mesin pencari Google.com, dengan kata kunci "cari uang lewat internet", "cara menghasilkan uang", "bisnis gratis", dan sebagainya. Temukan blog-blog yang menulis informasi bisnis. Kunjungi mereka dan tinggalkan pesan singkat yang tidak berbau promosi, dan tinggalkan identitas blog Anda(alamat blog Anda) pada posting komentar. Cara ini dapat mengundang orang untuk datang ke blog Anda dan melihat informasi apa yang Anda tulis di blog Anda sendiri.

          Ingat! Jangan terlalu berpromosi jika Anda meninggalkan komentar atau komentar Anda akan direjek sama pemilik blognya. Berikan komentar yang relefan dengan artikelnya, berikan pujian dan perkenalkan diri Anda dengan menyertakan alamat blog Anda juga. Bila perlu, ajaklah mereka untuk bertukar link dengan Anda.


        4. Sering-seringlah menulis artikel tentang bisnis Anda
          Tambah terus artikel Anda, ajak blogger lain untuk bertukar link, dan jangan bosan untuk mengunjungi blog-blog lainnya. Dengan sering meng-update artikel yang baik maka blog Anda akan meudah ditemukan oleh mesin pencari, dengan kata lain, mudah ditemukan orang.



        Pesan saya: "Malas Tidak Akan Menghasilkan Apa-apa"

        Jika Anda memang berhasrat cari uang di internet dan menghasilkan pendapatan serius, maka Anda harus berani berkorban dan berjuang.

        Dapatkan ebook gratis tentang bagaimana Anda dapat menghasilkan uang hingga ribuan Dollar dari blog Anda di bisnis-usaha.com (daftar gratis, ambil ebooknya dan pelajari).

        Yang terahir, bisnis online itu nyata seperti bisnis off-line. Walau demikian, Anda tidak akan kaya mendadak dari internet. Dibutuhkan perjuangan, keberanian dan usaha yang berarti selayaknya pengusaha sejati. Tidak bisnis online maupun offline, untuk benar-benar bisa menghasilkan uang maka dibutuhkan tindakan nyata, konsisten, perjuangan, ketekunan dan jangan pernah berhenti belajar!

        Sukses selalu!
        More aboutCari uang di internet tanpa modal

        MASALAH KESEHATAN

        Posted by Unknown on Tuesday, March 9, 2010

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        MASALAH KESEHATAN

        Apa Itu Masalah
        • Masalah: adalah sesuatu yang perlu dipecahkan mengingat adanya kesenjangan antara tujuan yang diharapkan dengan kenyataan
        • Masalah adalah kesenjangan antara:
        • Harapan dan Kenyataan
        • Tujuan dan Hasil/Capaian
        • Kebutuhan dan Ketersediaan
        • Target dan Cakupan

        Narasi Masalah
        • Penulisan masalah minimal menjawab pertanyaan: What?; Where?; When?; lebih lengkap jika ada How much?
        Contoh:
        • Rendahnya cakupan Imunisasi Campak di wilayah kerja Puskesmas Jombang pada tahun 2007 dimana terdapat kesenjangan cakupan -30% dari target yang seharusnya 90%
        • Meningkatnya kasus Avian Influensa di Indonesia pada tahun 2007 yaitu 40 kasus dibanding tahun 2006
        • Kurang lengkapnya sarana pemeriksaan laboratorium di Puskesmas Jombang pada tahun 2006
        • Menurunnya kinerja perawat di Rumah Sakit Jombang pada tahun 2005

        Apa Itu Sistem
        • Sistem adalah suatu tatanan yang terdiri dari berbagai komponen/subsistem dimana antara komponen satu dengan lainnya saling berhubungan dan mempengaruhi
        Komponen sistem dikelompokan:
        1. Input
        2. Proses
        3. Output
        4. Lingkungan

        Komponen Input
        • Man: pasien, direktur, pegawai, pejabat
        • Money: anggaran, retribusi, tarif
        • Material: spuit, bed, bangunan, obat
        • Machine: ambulance, EKG, USG, X-ray
        • Methode: protap, peraturan, SK
        • Market: masyarakat, siswa, anggota organisasi

        Komponen Proses
        • Proses adalah upaya mengubah input menjadi output
        Contoh: Manajemen Kesehatan:
        • P1: Perencanaan
        1. Rencana Usulan kegiatan
        2. Rencana pelaksanaan Kegiatan
        • P2: Pelaksanaan dan Pengendalian
        1. Pengorganisasian
        2. Penyelenggaraan
        3. Pemantauan
        • P3: Pengawasan dan Pertanggungjawaban
        1. Pengawasan internal dan eksternal
        2. Pertanggungjawaban

        Komponen Output
        • AKB: angka kematian bayi
        • AKI: angka kematian ibu
        • Prevalensi penyakit
        • Morbiditas
        • Mortalitas
        • Umur Harapan Hidup

        Letak Masalah
        • Masalah letaknya ada di output:
        Contoh:
        • Meningkatnya AKI di Kabupaten Jombang pada tahun 2007
        • Meningkatnya AKB di Kabupaten Jombang pada tahun 2007
        • Menurunya jumlah akseptor KB di Puskesmas Jombang pada tahun 2005
        • Menurunya cakupan imunisasi Polio di Desa Jombang pada tahun 2004

        Letak Penyebab Masalah
        • Penyebab masalah letaknya ada di: Input atau Proses
        Contoh:
        • Rendahnya anggaran pemberantasan penyakit DBD di Puskesmas Jombang tahun 2007
        • Kurangnya tenaga perawat di Rumah Sakit Jombang pada tahun 2002
        • Tidak ada perencanaan pelaksanaan Posyandu di desa Jombang pada tahun 2006

        Penyelesaian Masalah
        • Menetapkan prioritas masalah
        • Mengidentifikasi penyebab masalah
        • Merencanakan Tindak lanjut

        Tugas Kelompok:
        • Membuat makalah tentang: Penyelesaian masalah kesehatan
        • Mahasiswa dibagi dalam 10 kelompok
        • Makalah ditulis dalam kertas HVS kwarto, margin: kiri 1,5 inchi, kanan, atas, bawah 1 inchi, spasi double, huruf: Time New Roman atau Arial dengan besar font: 12
        • Dijilid dengan sampul biru muda dengan disertai softcopy dalam CD

        Kerangka Makalah:
        • Pendahuluan:
        1. Latar Belakang
        2. Masalah
        3. Tujuan: Umum dan Khusus
        4. Manfaat

        • Tinjauan Pustaka
        • Berisi materi yang diambil minimal 5 sumber dengan batasan penerbitan maksimal 10 tahun
        • Sumber dapat berupa: buku, journal, majalah kedokteran, internet

        • Pembahasan:
        • Membahas cara menyelesaikan masalah dengan cara mencari penyebab masalah dan merencakan tindak lanjut berdasarkan teori yang ada

        • Penutup:
        1. Kesimpulan: menjawab tujuan penulisan baik tujuan umum maupun khusus
        2. Saran: menyampaikan saran untuk perbaikan baik untuk institusi maupun masyarakat

        Topik Bahasan
        1. Imunisasi
        2. Gizi Buruk
        3. KB
        4. Posyandu
        5. Sampah
        6. Kebersihan lingkungan
        7. DBD
        8. HIV
        9. TB
        10. Avian Influenza
        11. Merokok
        12. Napza
        More aboutMASALAH KESEHATAN

        KONSEP PUSKESMAS

        Posted by Unknown

        Dr. Suparyanto, M.Kes

        Pengertian Puskesmas
        • Puskesmas adalah unit pelaksana teknis (UPT) dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja
        • UPT tugasnya adalah menyelenggarakan sebagian tugas teknis Dinas Kesehatan
        • Pembangunan Kesehatan maksudnya adalah penyelenggara upaya kesehatan
        • Pertanggung jawaban secara keseluruhan ada diDinkes dan sebagian ada di Puskesmas
        • Wilayah Kerja dapat berdasarkan kecamatan, penduduk, atau daerah terpencil

        Visi Puskesmas
        • Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas adalah tercapainya Kecamatan Sehat menuju terwujudnya Indonesia Sehat
        Indikator Kecamatan Sehat:
        (1) lingkungan sehat,
        (2) perilaku sehat,
        (3) cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu
        (4) derajat kesehatan penduduk kecamatan

        Misi Puskesmas
        1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerjanya
        2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah kerjanya
        3. Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan
        4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya

        Fungsi Puskesmas
        1. Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan
        2. Pusat Pemberdayaan Masyarakat
        3. Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
        4. Pelayanan Kesehatan Perorangan
        5. Pelayanan Kesehatan Masyarakat

        Kedudukan
        • Sistem Kesehatan Nasional → sebagai sarana pelayanan kesehatan strata pertama yang bertanggungjawab menyelenggarakan UKP dan UKM di wilayah kerjanya.
        • Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota → sebagai UPT Dinas Kesehatan yang bertanggungjawab menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan Kabupaten/kota di wilayah kerjanya.
        • Sistem Pemerintahan Daerah  adalah sebagai unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang merupakan unit struktural Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bidang kesehatan di tingkat kecamatan.
        • Antar Sarana Pelayanan Kesehatan Strata Pertama → sebagai mitra dan sebagai pembina upaya kesehatan berbasis dan bersumberdaya masyarakat seperti Posyandu, Polindes, Pos Obat Desa dan Pos UKK.

        Struktur Organisasi
        • Kepala Puskesmas
        • Unit Tata Usaha:
        1. Data dan Informasi,
        2. Perencanaan dan Penilaian,
        3. Keuangan, Umum dan Kepegawaian
        • Unit Pelaksana Teknis Fungsional Puskesmas:
        1. UKM / UKBM
        2. UKP
        • Jaringan pelayanan Puskesmas:
        1. Unit Puskesmas Pembantu
        2. Unit Puskesmas Keliling
        3. Unit Bidan di Desa/Komunitas

        Tata Kerja
        • Kantor Camat → koordinasi
        • Dinkes → UPT → bertanggung jawab ke Dinkes
        • Jaringan Pelayanan Kesehatan Strata Pertama → sebagi mitra
        • Upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat → sebagai pembina
        • Jaringan Pelayanan Kesehatan Rujukan →kerjasama
        • Lintas sektor → koordinasi
        • Masyarakat → perlu dukungan/partisipasi →BPP (Badan Penyantun Puskesmas)

        Badan Penyantun Puskesmas (BPP)
        Pengertian :
        • Suatu organisasi yang menghimpun tokoh-tokoh masyarakat peduli kesehatan yang berperan sebagai mitra kerja Puskesmas dalam menyelenggarakan upaya pembangunan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas.
        Fungsi:
        • Melayani pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan pembangunan kesehatan oleh Puskesmas (to serve)
        • Memperjuangkan kepentingan kesehatan dan keberhasilan pembangunan kesehatan oleh Puskesmas (to advocate)
        • Melaksanaan tinjauan kritis dan memberikan masukan tentang kinerja Puskesmas (to watch)

        Upaya Puskesmas
        • Ada dua: UKM DAN UKP
        • Upaya kesehatan Wajib → upaya berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta punya daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta wajib diselenggarakan puskesmas di wilayah Indonesia.
        • Upaya Kesehatan Pengembangan → upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas

        Upaya Kesehatan Wajib:
        1. Upaya Promosi Kesehatan
        2. Upaya Kesehatan Lingkungan
        3. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana
        4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
        5. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
        6. Upaya Pengobatan

        Upaya Kesehatan Pengembangan
        1. Upaya Kesehatan Sekolah,
        2. Upaya Kesehatan Olah Raga,
        3. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat,
        4. Upaya Kesehatan Kerja,
        5. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut,
        6. Upaya Kesehatan Jiwa
        7. Upaya Kesehatan Mata,
        8. Upaya Kesehatan Usia Lanjut,
        9. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional.

        Azas Penyelenggaraan
        • Azas Pertanggungjawaban Wilayah →bertanggung jawab meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerjanya
        • Azas Pemberdayaan Masyarakat → Puskesmas wajib memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat, agar berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap upaya Puskesmas
        • Azas Keterpaduan
        1. Azas keterpaduan lintas program → MTBS, UKS, PUSLING, POSYANDU
        2. Azas Keterpaduan Lintas Sektor → UKS, GSI, UKK
        • Azas Rujukan
        1. Rujukan Upaya Kesehatan Perorangan → kasus, spesimen, ilmu pengetahuan
        2. Rujukan Upaya Kesehatan Masyarakat → sarana dan logistik, tenaga, operasional

        Manajemen Puskesmas
        • P1: Perencanaan
        1. Rencana Usulan Kegiatan
        2. Rencana Pelaksanaan Kegiatan
        • P2: Pelaksanaan dan Pengendalian
        1. Pengorganisasian
        2. Penyelenggaraan
        3. Pemantauan
        • P3: Pengawasan dan Pertanggungjawaban
        • Pengawasan internal dan eksternal
        • Pertanggungjawaban
        Referensi:

        • Depkes, 2004, Keputusan Menteri Kesehatan, Nomor: 128/Menkes/ SK/ II/ 2004, Tentang Pelayanan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat





          More aboutKONSEP PUSKESMAS

          KEPERAWATAN TRANSKULTURAL

          Posted by Unknown on Monday, March 8, 2010

          Dr. Suparyanto, M.Kes

          Pengertian Budaya
          • Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
          • Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
          • Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

          Unsur/Komponen Budaya
          1. Alat-alat teknologi
          2. Sistem ekonomi
          3. Keluarga
          4. Kekuasaan politik

          Wujud Budaya
          1. Gagasan,
          2. Aktivitas
          3. Artefak.

          • Gagasan : adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak
          • Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat.

          • Aktivitas (tindakan): adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.
          • Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial.

          • Artefak (karya) adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan

          Komponen Budaya
          1. Komponen Material
          2. Komponen Non Material

          • Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci
          • Kebudayaan non material adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional

          Hubungan Antar Unsur Kebudayaan
          • Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)
          • Sistem mata pencaharian hidup
          • Sistem kekerabatan dan organisasi sosial
          • Bahasa
          • Kesenian
          • Sistem kepercayaan
          • Sistem ilmu dan pengetahuan

          Teknologi
          • Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan.
          • Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian

          Sistem Kekerabatan
          • Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan

          Bahasa
          • Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat)

          Kesenian
          • Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga.

          Keyakinan
          • keyakinan akan adanya penguasa tertinggi dari sistem jagad raya ini, yang juga mengendalikan manusia sebagai salah satu bagian jagad raya.

          Sistem Ilmu dan Pengetahuan
          • Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan.
          • Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error).

          Kelompok Ilmu Pengetahuan
          1. Pengetahuan tentang alam
          2. Pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya
          3. Pengetahuan tentang tubuh manusia, pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia
          4. Pengetahuan tentang ruang dan waktu

          Penetrasi Kebudayaan
          • Yang dimaksud dengan penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara:
          1. Penetrasi damai (penetration pasifique)
          2. Penetrasi kekerasan (penetration violante)

          Penetrasi Damai
          • Penetrasi damai (penetration pasifique) Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Misalnya, masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia.
          • Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik, tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat.
          • Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat.

          Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi, Asimilasi, atau Sintesis.
          • Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli.
          • Contohnya, bentuk bangunan Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan asli Indonesia dan kebudayaan India.
          • Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru (gabungan keduanya).
          • Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.

          Penetrasi kekerasan
          • Penetrasi kekerasan (penetration violante) Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak.
          • Contohnya, masuknya kebudayaan Barat ke Indonesia pada zaman penjajahan disertai dengan kekerasan sehingga menimbulkan goncangan-goncangan yang merusak keseimbangan dalam masyarakat.

          Referensi
          1. Reese, W.L. 1980. Dictionary of Philosophy and Religion: Eastern and Western Thought, p. 488.
          2. Templat:Cite study, based on American Jewish Year Book. 106. American Jewish Committee. 2006. http://www.ajcarchives.org/main.php?GroupingId=10142.
          3. Adherents.com - Number of Christians in the world
          4. Miller, Tracy, ed. (2009), Mapping the Global Muslim Population: A Report on the Size and Distribution of the World’s Muslim Population, Pew Research Center, http://pewforum.org/newassets/images/reports/Muslimpopulation/Muslimpopulation.pdf, hlm.4"
          5. Boritt, Gabor S. Lincoln and the Economics of the American Dream, p. 1.




          More aboutKEPERAWATAN TRANSKULTURAL

          Cari uang di internet, gunakan email!

          Posted by Unknown on Sunday, March 7, 2010

          Satu lagi cara menghasilkan uang lewat internet paling mudah dan gratis. Siapa saja dapat menerima cek sampai $895 setiap bulan dengan cara menyenangkan!

          Jika Anda memiliki email terutaman Gmail.com, Anda bisa menjadikannya sebagai alat untuk cari duit. Caranya sangat mudah dan bahkan anak SD saja bisa. Sama sekali tidak dibutuhkan keahlian apa pun. Asal Anda punya email, dan bisa menggunakan mouse, Anda sudah cukup memenuhi syarat untuk menghasilkan uang! Dan kabar baiknya, tentu saja ini GRATIS!

          Pertama dan harus diperhatikan!

          Anda harus menggunakan email Gmail dan bukan yang lain. Silahkan jika belum punya daftar saja gratis di gmail.com

          Yang Ke-Dua

          Sediakan nama dan alamat lengkap Anda karena cek bulanan akan dikirim ke alamat rumah! Jadi jangan sampai Anda mendaftar dengan nama atau alamat palsu.

          Klik Di Sini Untuk Mendaftar Gratis

          Baca dan pahami bagaimana cara kerjanya! Anda dapat dengan mudah menerjemahkan website dengan http://translate.google.co.id. Jika Anda sudah mengerti mengapa Anda akan mendapat uang hanya dengan memanfaatkan email gratis, silahkan lanjutkan dengan mendaftar. Semakin cepat Anda memulai, semakin cepat Anda akan mendapat hasil.

          Yang Ke-Tiga!

          Ajak teman-teman Anda untuk bergabung. Program ini memberi komisi 10 Level sehingga memungkinkan Anda menghasilkan uang hingga $895.72 dibayar dengan cek.

          Jika Anda bisa mengajak 3 orang teman dan setiap teman itu mengajak 3 orang lagi sampai level 10, maka Anda akan menerima cek sebesar $895.72. Anda juga bisa mengajak 3, 5, 10, atau bahkan 100 teman pada level 1.

          Mengapa Program Ini Membayar?

          Mereka adalah perusahaan periklanan. Yang membayar Anda adalah sponsor iklan. Namun Anda tidak dibayar untuk meng-klik iklan seperti pada PTC. Anda hanya disuruh mengajak teman dan mendapat komisi $0.01 setiap berhasil merekrut member baru.

          Dengan kedalaman level 10, maka Anda memiliki kesempatan mendapat cek hingga ribuan Dollar yang langsung di kirim ke alamat Anda begitu saldo Anda mencapai minimal $100. Untuk itu, pastikan nama dan alamat Anda benar-benar asli.

          Bagaimana Cara Merekrut Teman?

          Sekali Anda login ke member area, Anda dapat menemukan link afiliasi/referral link seperti misalnya: http://ezautopilot.com/?123456.

          Promosikan link tersebut untuk merekrut member baru. Setiap member baru yang join dari link Anda, maka Anda mendapat komisi.

          Berikut trik mendatangkan pengunjung secara gratis dan mudah:

          Join Gratis Untuk Mendapat Pengunjung Gratis

          Masuk ke member area, klik pada bagian My Sites, scroll down dan masukan URL/Link Affiliate Anda di bagian Add New Site.

          Submit dan tunggu 10 detik kemudian klik Confirm.

          Selanjutnya Anda tinggal klik tombol menu Start Surfing untuk mendapatkan pengunjung gratis. Cara ini adalah yang termudah untuk mendapatkan traffic/pengunjung. Anda tidak perlu membayar periklanan atau capek-capek berpromosi lewat blog. Cukup lakukan surfing dan lihat hasilnya dalam beberapa hari.



          More aboutCari uang di internet, gunakan email!