Skin ala iPhone Untuk Winamp

Posted by ReTRo on Sunday, July 31, 2011

Winamp merupakan pemutar audio/video ternama di dunia, disamping kualitasnya dalam winamp juga terdapat plugin untuk menambahkan berbagai tampilan skins agar lebih menarik dan tidak membosankan. malam ini saya akan berbagi skin winamp bargaya iPhones.

Skins ini menurut saya cukup bagus untuk menambah koleksi skins winamp anda, adapun cara mengintalnya sangat mudah, silahkan download disini filenya.Setelah download extract filenya menggunakan winrar maupun winzip, lalu klik 2x file skins tersebut dan secara otomatis akan langsung ada di menu skins winamp anda. Silahkan mencoba jika sobat tertarik

Catatan:
Silahkan Download via Link di atas, namun anda akan diarahkan ke adfoc.us terlebih dahulu kemudian tunggu sekitar 5 detik dan cari tombol SKIP AD / LEWATI yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.
More aboutSkin ala iPhone Untuk Winamp

Cara Mengatasi Blink Pada Printer HP Deskjet D2566

Posted by ReTRo

Akhirnya sempat juga posting di blog malam ini. Kali ini saya akan coba mengulas tentang Cara Reset Printer HP Deskjet 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, dll yang sering banget dicari oleh teman-teman di paman google. Tertarik mengikuti artikelnya ........?

Sebenarnya printer yang membutuhkan reset hanya ada 2, yaitu :

1. Printer Epson, :
Mesin / Board dan Cartridge di proteksi oleh vendor / pabriknya dengan menggunakan semacam counter / penghitung di mesin ataupun di cartridge nya. Jadi kalo masuk batas hitungannya ya harus di reset.

2. Printer Canon, :
Mesin / Board di proteksi juga sama dengan printer epson. jadi juga butuh reset. Proteksi ini dimaksudkan agar setelah masuk batas hitungan printer / cartridge tidak bisa digunakan lagi oleh user. Berarti harus beli yang baru ya... mungkin .....
Sedangkan untuk printer HP Deskjet maupun jenis Printer HP lainnya itu tidak membutuhkan reset, karena tidak ada proteksi terhadap board ataupun cartridge printer HP ini.

Jadi bila anda menjumpai printer HP deskjet 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, dll yang blinking / lampu power kedip - kedip terus, bukan berarti kita harus mereset printer HP deskjet tersebut.

Printer HP 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, dll yang blinking ini merupakan tanda bahwa salah satu dari cartridge printer HP deskjet tersebut mengalami kerusakan chip dan harus diganti dengan yang baru.

Cara Cek Cartridge Rusak printer HP Deskjet atau bila printer HP Deskjet anda blink yaitu :

1. Lepas salah satu cartridge printer HP Deskjet anda misalnya cartridge warna dulu yang dilepas.
2. Kemudian nyalakan printer HP Deskjet anda.
3. Kemudian amati lampu indikator powernya kalo Printer HP Deskjet 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, anda masih blinking berarti cartridge hitam anda rusak.
4. Tapi kalo lampu indikator power nyala penuh, berarti cartridge hitam printer HP Deskjet anda bagus / baik.
5. Kemudian lepas Cartridge Hitam dan ganti dengan cartridge warna saja yang dipasang.
6. Kemudian nyalakan printer HP Deskjet anda.
7. Kemudian amati lampu indikator powernya kalo Printer HP Deskjet 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, anda masih blinking berarti cartridge warna anda rusak.
8. Tapi kalo lampu indikator power nyala penuh, berarti cartridge warna printer HP Deskjet anda bagus / baik.

Cartridge yang rusak ini tidak bisa diperbaiki, tapi sebelum anda buang mungkin anda bisa mencoba membersihkan pin cartidge dengan penghapus pensil dan mencoba lagi untuk memastikan rusak tidaknya cartridge anda.

Sekedar info printer HP Deskjet bisa jalan / ngeprint walaupun hanya dengan menggunakan 1 (satu) cartridge, berbeda dengan printer Epson dan Canon dimana kedua cartridge harus terpasang agar printer itu jalan / bisa ngeprint.

Demikian info mengenai Cara Reset Printer HP Deskjet 2566, 3535, 3420, 3920, 2466, yang sebenarnya bukan blink seperti yang terjadi di printer Epson dan Canon, tapi dikarenakan oleh rusaknya salah satu atau dua-duanya dari cartridge yang digunakan.

Demikian pengalaman saya ....
Selamat Mencoba .......
More aboutCara Mengatasi Blink Pada Printer HP Deskjet D2566

Tips Menghemat Baterai di Laptop/Netbook

Posted by ReTRo

         Jika anda sering pergi ke cafe, mall, bandara atau ke tempat lain serta selalu membawa Laptop/netbook, anda mungkin sering mengalami masalah karena daya battery notebook anda tidak bertahan lama saat dinyalakan. Untuk mengatasinya, coba gunakan tips berikut ini untuk menghemat baterai dari notebook atau netbook yang anda miliki.
Tips ini tidak akan bermanfaat jika baterai dari notebook anda memang sudah tua atau kondisinya telah drop yang hanya bertahan selama beberapa menit saat dinyalakan. Tidak ada cara lain selain mengganti baterai notebook lama dengan yang baru. Untuk yang lain, yang kondisi baterai notebooknya masih normal, bisa mencoba tips menarik ini.
Untuk membantu memaksimalkan kinerja dari baterai notebook anda, penting untuk terlebih dahulu memahami bagaimana sebenarnya cara kerja baterai dan kemana saja listrik dialirkan. Dengan memahami hal tersebut anda akan dapat menentukan langkah apa saja yang harus dikerjakan guna menghemat baterai dari laptop yang anda miliki.
Kemana saja aliran listrik dari baterai mengalir?
Microsoft, melalui Blog Windows 7 Engineering-nya telah menyusun diagram yang sangat bermanfaat untuk anda guna mengetahui kemana saja aliran listrik di notebook anda mengalir. Pada diagram tersebut terlihat jelas bahwa layar LCD merupakan perangkat yang paling banyak memakan energi dari notebook. Dari diagram itu juga anda dapat membantu kita untuk memaksimalkan penghematan baterai dari notebook/netbook yang anda pakai.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Hal pertama yang perlu anda lakukan untuk efisiensi daya adalah menentukan dengan cermat konfigurasi penghematan baterai, kapan layar notebook anda akan mati secara otomatis apabila tidak digunakan (lihat diagram sekali lagi, layar LCD merupakan perangkat yang paling boros daya) dan pngaturan-pengaturan yang lain.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Selanjutnya, lakukan efisiensi dari perangkat lain seperti menentukan berapa lama hardisk drive akan berhenti setelah tidak ada transfer data, penghematan daya untuk Wi-Fi, processor, kartu grafis dan perangkat lainnya. Anda juga dapat menentukan kapan kipas dari notebook akan menyala, apakah tetap pada kondisi default (mengikuti kinerja operating system) atau sesuai dengan yang anda kehendaki (pada beberapa kondisi akan memperlambat kinerja dari notebook) yang tentunya akan lebih menghemat baterai dari notebook anda.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Sesuai dengan apa yang kita lihat pada diagram, hal paling penting dari semua cara penghematan baterai, adalah dengan melakukan penghematan daya pada layar. Anda dapat melakukan penghematan dengan mengendalikan cahaya yang keluar dari layar notebook dan meredupkannya seredup-redupnya sampai batas tertentu dimana anda masih dapat melihat layar notebook. Meskipun penting, hal ini tidak dianjurkan untuk anda yang memiliki penglihatan yang kurang tajam karena dapat menyebabkab sakit pada mata anda. Jadi meskipun penting, jangan korbankan mata anda hanya untuk sebuah baterai notebook Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Lanjut dengan langkah selanjutnya, matikan beberapa device yang pada saat itu tidak digunakan tetapi masih aktif. Device yang mungkin tidak berguna seperti Wi-Fi, bluetooth, LAN card maupun device lain yang tidak diperlukan. Cobalah untuk menghindari pemakaian device eksternal seperi hardisk eksternal, flash disk atau perangkat USB lain karena beberapa dari device itu memang sangat menguras kinerja dari baterai notebook anda.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Selain hardware, kadang software juga menjadi penyebab notebook anda tidak dapat bertahan lama saat dinyalakan. Terlebih lagi jika pada notebook anda banyak aplikasi yang berjalan di background (aplikasi yang tetap berjalan tetapi tidak terlihat pada layar) yang sebenarnya aplikasi tersebut tidak diperlukan. Bagi yang sudah terbiasa mengutak-atik system, anda dapat dengan mudah untuk mematikan aplikasi yang tidak berguna tersebut. Tetapi, bagi yang “blank” dan tidak terbiasa akan kebingungan bagaimana cara mematikan aplikasi tersebut. Hal ini dapat diatasi dengan cara menggunakan software Aerofoil yang dapat membantu anda untuk mengatasinya. Aerofoil adalah salah satu software gratis yang dapat membantu anda memanajemen aplikasi yang berjalan di notebook anda serta dapat membantu anda melakukan penghematan daya di notebook.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Satu langkah lagi yang perlu anda lakukan untuk menghemat baterai, usahakan untuk menggunakan mode Hibernate jika notebook anda memang tidak digunakan. Mode hibernate memang tidak sepenuhnya mematikan notebook anda, tetapi ini menjadi pilihan yang baik apabila anda tidak menggunakan notebook tanpa harus mematikan aplikasi yang anda gunakan sebelumnya.
Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
Sebagai langkah tambahan, anda perlu melakukan perawatan baterai notebook anda karena pada dasarnya semakin lama baterai notebook maka ketahanan daya dan kualitas baterai semakin menurun. Anda dapat melakukan perawatan baterai dengan cara menghindarkan notebook anda bekerja pada suhu ruang yang panas dan melepas baterai dari notebook anda jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Berapa lama daya tahan baterai dari notebook anda saat ini? Adakah pengalaman menarik yang anda alami dengan baterai notebook yang anda punya? Bagi pengalaman anda dengan kami dan pengunjung lain dengan meninggalkan komentar di bawah ini! Tips Menghemat Baterai di Notebook/Netbook Image
More aboutTips Menghemat Baterai di Laptop/Netbook

Animasi Wallpapers/Background Bergerak di Windows 7

Posted by ReTRo

“Windows 7 Memang tidak menyediakan fasilitas yang memungkinkan user untuk membuat animasi wallpapers pada desktop. Jadi user tidak bisa menambahkan animasi gerak pada layar komputer/notebook dengan OS Windows 7″.

Ternyata  ada suatu cara yang bisa untuk menambahkan animasi pada desktop di windows 7.
Jika anda penasaran bagaimana menjadikan backgroun pada layar bergerak, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
  • Download Dream Scene Activator (Link download ada di akhir artikel).
  • Ekstrak file yang sudah anda download tadi menggunakan WinZip, WinRar atau 7Zip.
  • Copy file Windows 7 DreamScene Activator.exe ke desktop.
  • Klik kanan file tersebut dan pilih Run as administrator.
    Membuat Animasi Wallpapers/Background Bergerak di Windows 7 Image
  • Aktifkan DreamScene dengan klik tombol Enable Dream Scene.
    Membuat Animasi Wallpapers/Background Bergerak di Windows 7 Image
  • Cari file video dengan format MPEG atau WMV untuk dijadikan sebagai background. Jika tidak punya, anda bisa download contoh file animasi khusus wallpapers (Link downlload ada di bagian akhir artikel).
  • Klik kanan file video tersebut dan pilih Set as Desktop Background.
    Membuat Animasi Wallpapers/Background Bergerak di Windows 7 Image
  • Selesai.
Sekarang, coba lihat pada desktop, ada wallpaper yang bisa bergerak. Anda seperti melihat video animasi yang dimainkan melalui media player.
FAQ
Q) Apakah tips ini bisa digunakan pada Windows 7 Starter?
A) Saya belum pernah mencobanya, tetapi secara teori trik ini belum bisa diaplikasikan pada Windows Starter karena memang dari sananya minim fitur.
Q) Aplikasi sudah saya download, tetapi kenapa tidak bisa dijalankan?
A) Coba gunakan account Administrator untuk mengaktifkan DreamScene.
Q) Saya sudah menggunakan vvideo lain tetapi kenapa wallpaper saya tidak bergerak?
A) Kemungkinan frame atau kapasitas dari video anda terlalu besar sehingga tidak bisa diaplikasikan pada trik ini.
Q) Dapatkah saya menggunakan trik ini pada Windows 7 64 bit?
A) Bisa tapi penangannya berbeda dengan yang 32 bit. Saya akan coba membuatkan artikel lagi khusus membahas trik ini pada Windows 7 64 bit.
Q) Video apa saja yang disupport oled DreamScene?
A) Seperti telah dijelaskan sebelumnya, format video yang disupport adalah MPG dan WMV.
Q) Setelah menggunakan trik ini kenapa icon pada layar menjadi bergetar?
A) Kemungkinan hal tersebut dikarenakan kapasitas VGA anda kecil, lebih-lebih untuk notebook yang menggunakan integrated VGA. Untuk mengatasi hal itu, cari VGA baru atau beli perangkat komputer atau notebook baru.
Link download:
Selamat mencoba dan semoga berhasil.
More aboutAnimasi Wallpapers/Background Bergerak di Windows 7

Merubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7

Posted by ReTRo

Merubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7 Image
Sebenarnya, tanpa merubah apapun, tampilan Alt + Tab pada Windows Vista maupun Windows 7 oleh microsoft sudah didesign sedemikian rupa sehingga tanpa merubahnya pun tampilannya jauh lebih bagus dibanding dengan yang ada pada Windows XP. Tetapi, jika anda masih ingin bereksperimen lagi dengan tampilan Alt Tab, dapat mencoba tips berikut ini.
Pertama, download aplikasi VistaSwitcher dan kemudian install pada notebook atau desktop PC yang anda miliki. (Link download ada di bagian akhir artikel).
Selanjutnya, jalankan aplikasi yang baru anda install. Anda akan menemukan icon VistaSwitcher pada bagian kanan bawah taskbar yang menandakan kalau program telah berjalan dengan normal.
Merubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7 Image
Untuk melakukan pengaturan menu, tampilan, icon dan yang lainnya, gunakan menu preferences.
Merubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7 Image
Pilih konfigurasi, tampilan, icon dan yang setting lainnya sesuai dengan keinginan anda.
Merubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7 Image
Selain tersedia untuk Windows 32 bit, aplikasi ini juga tersedia untuk Windows 64 bit. Jadi jangan khawatir bagi anda yang menggunakan Windows 64 bit karena tersedia pada official website dari VistaSwitcher.
Selamat mencoba dan semoga berhasil..! 
More aboutMerubah Tampilan Alt Tab di Windows Vista dan Windows 7

Macam -macam Jaringan komputer

Posted by ReTRo

1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
  • Komponen Fisik Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.

  • Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
    Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.

    LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.

GAMBAR : JARINGAN LA N
2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini lebih luas dari jaringan LAN dan menjangkau antar wilayah dalam satu provinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga nasabah dapat melakukan transaksi di cabang maupun dalam propinsi yang sama.
GAMBAR: JARINGAN MAN
3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Topologi yang digunakan WAN menggunakan topologi tak menentu sesuai dengan apa yang akan digunakan. Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan) Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub/Switch dan pengkabelannnya.

GAMBAR: JARINGAN WAN
Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring. Topologi Jaringan Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.

a. Point to Point (Titik ke-Titik).
Jaringan kerja titik ke titik merupakan jaringan kerja yang paling sederhana tetapi dapat digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan komunikasi biasa. Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya sebagai penerima, misalnya antara terminal dengan CPU.

Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)

Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)

b. Star Network (Jaringan Bintang).
Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar dipelbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.


Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)

Topologi Star Network (Jaringan Bintang)
Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)

Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)

c. Ring Networks (Jaringan Cincin)
Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah. Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat (decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.


Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)

Ring Networks (Jaringan Cincin)
Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)

Ring Networks (Jaringan Cincin)
Topologi jaringan Ring Networks (Jaringan Cincin)

Ring Networks (Jaringan Cincin)
d. Tree Network (Jaringan Pohon)
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
Topologi jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)

Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)
e. Bus Network Konfigurasi
dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud.
Topologi jaringan Bus Network Konfigurasi
Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi
Topologi jaringan Bus Network Konfigurasi

Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi

f. Plex Network (Jaringan Kombinasi)
Merupakan jaringan yang benar-benar interactive, dimana setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain. Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang. Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi, sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasi
Topologi jaringan Plex Network (Jaringan Kombinasi)
Topologi Jaringan Plex Network (Jaringan Kombinasi)
More aboutMacam -macam Jaringan komputer

Cara Self Test Printer Epson

Posted by ReTRo on Sunday, July 24, 2011

Beberapa hari yang lalu saya memberikan tips cara self Test Printer Canon deskjet,Pada malam ini saya akan memberikan tips yang sama, akan tetapi kali ini khusus untuk printer Epson.
Tidak banya basa basi langsung saja kita mulai.
Berikut ini adalah cara print test langsung dari printer Epson tanpa melalui komputer.

Cara Self Test Printer Epson :

Printer Epson type :
C series :
C41, C42, C43, C45, C58, C61, C62, C63, C65, C67, C79, C85, C86, C87, etc.

R series :
R210, R230, R270, etc.

• Siapkan kertas pada printer unit.
• Tekan dan tahan tombol paper/resume lalu tekan tombol power

Printer Epson type :
CX Series : CX 3500, CX 3600, CX3700, CX 5100, CX CX 4900 , CX 5900, etc

• Siapkan kertas pada printer unit.
• Tekan dan tahan tombol power lalu tekan tombol ink/tinta hingga lampu power indikator berkedip 1x lalu lepas kedua tombol tsb..
More aboutCara Self Test Printer Epson

UJI VALIDITAS KUESIONER

Posted by ReTRo on Friday, July 22, 2011

Dr. Suparyanto, M.Kes

UJI VALIDITAS KUESIONER

  • Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid apabila pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Pratisto, 2009).
  • Mengukur tingkat validitas dapat dilakukan dengan cara:
  1. Uji signifikansi dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (hasil uji validitas) dengan nilai r tabel (nilai tabel) dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil uji validitas (nilai r hitung) yang merupakan nilai dari Corrected Item-Total Corelation.
  2. Dapat juga menggunakan rumus person products moment:















Kemudian menghitung nilai uji T dengan rumus:















(Hidayat, 2008)

  • Setelah kuesioner di uji validitas dengan menggunakan program SPSS 10 For Windows. Jika Thit > Ttabel berarti instrumen valid demikian sebaliknya jika Thit < Ttabel berarti instrumen tidak valid yang tentunya tidak dapat digunakan dan dapat diperbaiki/ dihilangkan.
More aboutUJI VALIDITAS KUESIONER

Resetter Epson TX110 / TX111 dan cara mereset

Posted by ReTRo on Thursday, July 21, 2011


Beberapa hari yang lalu seorang teman minta tolong carikan resetter Epson TX111,untuk itu malam atau tepatnya dini hari ini saya akan berbagi software resetter Epson TX110/TX111 kepada sobat2 yang mungkin juga sedang mencari/membutuhkannya,sekaligus dengan drivernya.
Berikut ini cara mereset printer Epson TX110 dan TX111:
1. Langkah pertama tentunya printer harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya klik download driver epson .
2. Download software resetter Epson TX110 - TX111 dulu. Software bernama Resetter Epson Stylus TX110 - TX111, anda dapat download di sini ukuran 3 Mbyte.

3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.

4. Jalankan program resetter Epson TX110 - TX111 dengan double klik "AdjProg.exe",

5. Kemudian klik tombol “select” :

6. Pilih model / type printer dan Destination ( perhatikan kedua gambar dibawah ini ) lalu klik “ ok “



7. Klik “ Partilar adjustment mode “


8. Klik “ Waste ink pad counter lalu “ Ok “


9. Beri centang pada tombol “ main pad counter dan FL Box counter “ lalu klik tombol “check” dan “Initialization “ kemudian klik finish


"Check : digunakan untuk cek counter yang maksimal 7800 point, anda dapat melihatnya di main pad counter. Kalau lebih atau mendekati 7800 point berarti printer perlu di reset"

"Initialization : digunakan untuk mereset atau mengenolkan kembali counter printer"

10. Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus TX110 - TX111 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.
Perhatian : Program adjustment ini mirip dengan virus sehingga dideteksi sebagai virus oleh antivirus. Matikan antivirus anda terlebih dulu agar program ini bisa berjalan.
Selamat mencoba............ Semoga Bermanfaat......
More aboutResetter Epson TX110 / TX111 dan cara mereset

PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH

Posted by ReTRo

Dr. Suparyanto, M.Kes

PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH

  • Beberapa aspek perkembangan yang dialami pada masa prasekolah pada umunya merupakan lanjutan dari perkembangan yang telah ada sejak bayi. Adapun aspek perkembangan sebagai berikut:

PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR
  • Perkembangan gerak motorik anak sendiri, sebagaimana dibedahkan Elizabeth B. Hurlock, seorang psikolog perkembangan dan pemerhati masalah anak merupakan perkembangan pergerakan jasmaniah melalui kegiatan saraf, urat, dan oto yang terkoordinasi. Aspek atau gerak motorik kasar, merupakan gerak anggota badan secara kasar, atau setidaknya dilakukan dengan gerakan-gerakan yang agak keras. Misalnya berjalan, naik turun tangga, melempar, dan menangkap bola yang disodorkan kepadanya.
  • Saat berusia 3 tahun, anak menikmati gerakan sederhana, seperti loncat-loncatan, melompat, dan lari kesana-kemari hanya demi kesenangan murni melakukan aktivitas tersebut. Aktivitas berlari-melompat ini tidak akan mendapat medali, tetapi bagi anak berusia 3 tahun, aktivitas tersebut merupakan sumber kebanggaan.
  • Saat berusia 4 tahun, anak masih menikmati aktivitas yang sama, tetapi mereka menjadi lebih suka berpetualang. Mereka memanjat dengan tangkas dan menunjukkan kemampuan atletis mereka yang luar biasa. Meskipun mereka sudah lama mampu memanjat tangga dengan satu kaki disetiap anak tangga, mereka baru mampu menuruni tangga dengan cara yang sama.
  • Di usia 5 tahun, anak semakin menyukai petualangan dibandingkan ketika mereka berusia 4 tahun. Bukanlah hal yang luar biasa bagi anak umur 5 tahun yang percaya diri untuk melakukan adegan yang menakutkan, mereka berlari cepat dan menyenangi balapan satu sama lain dan dengan orang tua.

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS
  • Adapun perkembangan gerak motorik halus sendiri adalah meningkatnya pengoordinasian gerak tubuh yang melibatkan kelompok otot dan saraf yang lebih kecil. Keterampilan motorik halus melibatkan gerakan yang diatur secara halus. Kelompok otot dan saraf inilah yang nantinya mampu mengembangkan gerak motorik halus seperti merobek, menggambar, dan menulis.
  • Pada usia 3 tahun, anak telah memiliki kemampuan untuk mengambil objek terkecil diantara ibu jari dan telunjuk untuk beberapa waktu. Di usia ini anak dapat membangun menara balok yang tinggi, selain itu mereka mulai dapat bermain dengan gambar bongkar pasang sederhana dan memasangkannya ditempat yang kososng dengan menekannya dengan kuat.
  • Pada usia 4 tahun, koordinasi motorik halus anak lebih tepat. Kadang anak berumur 4 tahun bermasalah dalam membangun menara tinggi dengan balok karena, dengan keinginan mereka untuk meletakkan setiap balok dengan sempurna, mereka membongkar lagi balok yang sudah tersusun.
  • Saat berusia 5 tahun, koordinasi motorik halus anak semakin meningkat. Tangan, lengan, dan jari semua bergerak bersama dibawah perintah mata. Menara sederhana tidak lagi menarik minat anak, yang sekarang ingin membangun sebuah rumah atau gereja, lengkap dengan menaranya.

BAHASA
  • Bahasa adalah suatu sistem simbol yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pada manusia bahasa ditandai oleh daya cipta yang tidak pernah habis dan adanya suatu sistem aturan. Bahasa terdiri dari kata-kata yang digunakan oleh masyarakat beserta aturan-aturan untuk menyusun berbagai variasi dan mengkombinasikannya. (Santrock, 2007)
  • Bahasa ditata dan diorganisasikan dengan sangat baik (Berko Gleason, 2005). Organisasi tersebut melibatkan lima sistem aturan fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan pragmatik.
  • Perubahan-perubahan dalam paragmatik juga mencirikan perkembangan bahasa anak-anak yang belia ini (Brayant, 2005). Perkembangan-perkembangan paragmatik yang terjadi selama tahun-tahun prasekolah sebagai berikut :
  • Pada usia 3 tahun, anak-anak mengembangkan kemampuan untuk berbicara tentang hal-hal yang secara fisik tidak ada, mereka mengembangkan penguasaan mereka atas aspek bahasa, yang dikenal sebagai pemindahan (displacement), dan menghidupkan imajinasi mereka.
  • Anak-anak usia 4-5 tahun mengembangkan kepekaan besar terhadap kebutuhan orang lain dalam percakapan dengan mengubah pola percakapan mereka sesuai situasi. Mereka mebedakan cara berbicara antara dengan teman sebaya dan dengan orang yang lebih dewasa, dengan menggunakan bahasa formal dan lebih sopan.
  • Suatu ringkasan tentang tonggak sejarah perkembangan dalam bahasa diklasifikasikan oleh Roger Browm (1973) sebagai berikut :
  • Tahap usia 35-40 bulan atau sekitar 3-4 tahun memiliki karakteristik yang mana anak mampu untuk meletakkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain, seperti “Ini mobil yang ibu beli untukku”.
  • Tahap usia 41-46 bulan atau sekitar 4-5 tahun, jumlah rata-rata per kalimat adalah 3,75-4,50 dan sudah mampu mengoordinasikan antara kalimat-kalimat sederhana dan hubungan-hubungan proporsional, seperti “Jerry dan Cindy itu saudara”.

SOCIAL DAN MORAL
  • Perkembangan dalam aspek moral adalah perubahan-perubahan yang dialami seseorang menuju tingkat kedewasaan yang berlangsung yang menyangkut pertambahan pengetahuan seorang anak mengenai baik dan buruk. Perkembangan moral seseorang berkaitan erat dengan perkembangan sosial anak.
  • Robert J. Havighurst telah membagi tahap perkembangan moral seseorang kedalam empat tahap, tahap perkembangan moral yang terjadi pada usia pra sekolah yaitu anak belum dapat menafsirkan hal-hal yang tersirat dari sebuah perbuatan, antara perbuatan disengaja atau tidak, anak belum mengetahui, yang ia nilai hanyalah kenyataannya.
  • Namun demikian, sebagian ahli berpendapat bahwa masalah moral akan muncul manakalaterjadi suatu pertentangan ataupun konflik mengenai persoalan tujuan, rencana, hasrat, keinginan, serta harapan manusia.
  • Ketika anak-anak berhadapan dengan pertentangan yang dikemukakan diatas, proses yang mereka lakukan dalam menyelesaikan masalah permasalahan moral dapay untuk memotivasi agar memeperhatikan kepentingan orang lain dan kecendrungan untuk merasa tidak senang manakala mereka tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

EMOSIONAL
  • Emosi merupakan perasaan yang merupakan perpaduan gejolak fisiologis dan perilaku yang terlibat didalamnya. Kemarahan, kesedihan, dan kegembiraan adalah diantara jenis bagian yang melingkupi emosi ini. Oleh karena itu, semua hal yang bersumber pada emosi harus diperhatikan karena jika tidak bisa melahirkan masalah besar.
  • Pada awal pertumbuhannya, seorang anak belum memiliki reaksi emosional terhadap objek yang bersifat abstrak, seperti mencintai keindahan, kejujuran, kebenaran, etika, dan estetika sebagaimana yang dimiliki oleh orang dewasa.
  • Anak usia pra sekolah pun akan memiliki bahasa tubuh yang khas dalam merefleksikan emosinya bila sedang marah, sedih, atau bahagia. Meski demikian kondisi tiap-tiap anak berbeda satu sama lain.
  • Menurut Dadang Hawari perbedaan emosi antar anak satu dengan yang lain dipengaruhi sikap, cara, dan kepribadian orang tua dalam memelihara, mengasuh, dan mendidik anaknya. Dalam paradigma yang lain ada factor lain diluar anak yang mempengaruhi perbedaan tersebut, salah satu yang mendasar adalah lingkungan dimana anak itu tinggal.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Adallila, S. 2010. Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. http://sadidadallila.wordpress.com (diakses 17 Mei 2011)
  2. Ahmad, Rofiq. 2008. Perkembangan Menurut DDST II. http://rofiqahmadwordpress.com (diakses 18 Mei 2011)
  3. Alimul, Aziz. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Salemba Medika: Jakarta
  4. Arikunto. S, 2003. Prosuder Penelitian. Rineka: Jakarta
  5. Aspi, J. 2010. Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia dan Target Capaian PAUD. http://www.tunasbangsaku-tk/. (diakses 9 Mei 2011)
  6. Dirjen PNFI. 2009. Depdiknas Siapkan Standarisasi PAUD. http://www.aspijatim.blogspot.com (diakses 9 Mei 2011)
  7. Fakhruddin, A.U. 2010. Sukses menjadi Guru TK-PAUD. Bening. Yogyakarta
  8. Hasan, M. 2009. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Diva Press. Yogyakarta
  9. Hasan, Iqbal. 2010. Analisa Data Penelitian Dengan Statistik. Bumi Aksara: Bandung
  10. Kharimaturrohmah. 2009. Laporan UNESCO Mengenai Pendidikan Untuk Semua. http://www.fpaudi.org/index. (diakses 17 Mei 2011)
  11. Nursalam, 2003. Konsep Ilmu Keperawatan Pedoman Skirpsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Salemba Medika: Jakarta
  12. Notoatmojo, S. 2005. Prosuder Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta: Jakarta
  13. Potter & Perry, 2005. Perkembangan Anak. EGC: Jakarta
  14. Santoso, Heru. 2009. Petunjuk Praktis Denver Developmental Screening Test. EGC: Jakarta
  15. Santrock, J.W. 2002. A Tropical Approuch to Life-Span Development Perkembangan Masa Hidup. Boston, Mc. Graw Hill
  16. Santrock, J. W. 2007. Perkembangan Anak. Boston, Mc. Graw Hill
  17. Soetjiningsih. 1998. Tumbuh Kembang Anak. EGC: Jakarta
  18. Sugiyono. 2006. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta: Bandung
  19. Suyanto. 2009. Riset Kebidanan. Mitra Cendika Press: Yogyakarta
  20. Dosen Prodi STIKES Aisyiyah Yogyakarta. 2009. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan. STIKESAYO: Yogyakarta


More aboutPERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH

Nomor Telepon Cipaganti Travel Jakarta

Posted by ReTRo on Tuesday, July 19, 2011

Nomor Telepon Cipaganti Travel Jakarta

Nomor Telepon Travel Cipaganti Bandara Soekarno Hatta
(021)55910074 - 55910092 - 55910042 - 55912616
Nomor Telepon Travel Cipaganti Pondok Indah (Arteri Pondok Indah)
(021) 7204616 - 7204766 - 7204447
Nomor Telepon Travel Cipaganti Bintaro
(021) 68801928
Nomor Telepon Travel Cipaganti BSD Serpong
(021) 92951265
Nomor Telepon Travel Cipaganti Satrio/Cipaganti Casablanca
(021) 57851682
Nomor Telepon Travel Cipaganti Lenteng Agung
(021) 68801911
Nomor Telepon Travel Cipaganti Cikini Raya
(021) 3147854 - 3904403
Nomor Telepon Travel Cipaganti ITC Cempaka Mas
(021) 68801927
Nomor Telepon Travel Cipaganti Cililitan/Cipaganti Dewi Sartika
(021) 98832652 - 68801926
Nomor Telepon Travel Cipaganti Mangga Dua Square
(021) 68801921 - 62313227
Nomor Telepon Travel Cipaganti Grogol
(021) 56969902 / 98198255
Nomor Telepon Travel Cipaganti Bekasi/Metropolitan Mall 2
(021) 8894208 - 92951387
Nomor Telepon Travel Cipaganti Blora Jakarta
(021) 3146444 - 99600549
Nomor Telepon Travel Cipaganti Cibubur
(021) 9896 9891 - 71411191
Nomor Telepon Travel Cipaganti Kebon Jeruk/Cipaganti Meruya
(021) 99650656 - 71619533
Nomor Telepon Travel Cipaganti Lebak Bulus (Carrefour Lebak Bulus)
(021) 99650750 - 32115050
Nomor Telepon Travel Cipaganti Jatiwatingin
(021) 8621522 - 92951397 - 71004892

sumber :  Nomor Telepon Cipaganti Travel Jakarta
More aboutNomor Telepon Cipaganti Travel Jakarta

ROKOK DAN PERILAKU MEROKOK

Posted by ReTRo on Monday, July 18, 2011

Dr. Suparyanto, M.Kes

ROKOK DAN PERILAKU MEROKOK

PENGERTIAN ROKOK
  • Rokok adalah hasil olahan tambakau terbungkus termasuk cerutu atu bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman Nicoliana Tabacum, Nicoliana Rustica dan Spesiae lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan ( PP Nomor 19, 2003).

KANDUNGAN ROKOK
  • Asap akan muncul setiap kali bahan organik, seperti kayu atau daun terbakar dengan tidak sempurna. Begitu pula rokok yang terbakar pasti juga akan mengeluarkan asap. Asap utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu dihembuskan kembali. Asap sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.
  • Setiap batang rokok mengandung 4800 jenis bahan kimia, 400 diantaranya beracun dan kira-kira 40 diantaranya bisa menyebabkan kanker (Yahya, 2010: 45).
  • Zat-zat tersebut diantaranya:
  1. Nikotin, adalah salah satu obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan. Nikotin merangsang otak supaya si perokok merasa cerdas pada awalnya, kemudian ia melemahkan kecerdasan otak.
  2. Tar, adalah cairan dan partikel-partikel kecil yang berasal dari asap rokok yang lengket bersama membentuk bahan yang berwarna hitam kecoklat-coklatan dan bau. Tar mengandung bahan kimia yang beracun, dapat merusak paru-paru dan menyebabkan kanker.
  3. Gas Karbon monoksida (CO), mempunyai daya gabung atau afinitas dengan hemoglobin 220 kali lebih besar dari oksigen. Akibatnya, setiap gas CO di udara dengan cepat diambil oleh hemoglobin darah, sehingga jumlah hemoglobin yang tersedia untuk membawa oksigen pemberi hidup itu ke seluruh sistem jadi berkurang.
  4. Sianida, menghambat penggunaan oksigen di dalam sel.
  5. Benzopyrene, adalah bahan atau substansi yang terdapat di dalam tar dan mengendap di saluran udara: mulut, pangkal tenggorokan, cabang tenggorokan dan paru-paru, serta masih banyak lagi bahan kimia yang beracun berada pada sebatang rokok.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SESEORANG UNTUK MEROKOK
  • Menurut Istiqomah, (2003) sebagai berikut :
1). Faktor Lingkungan Pergaulan
  • Ejekan juga bisa membuat seseorang yang tadinya tidak merokok menjadi merokok. Yang jelas berdasarkan emosional jiwa ditunjang pengaruh lingkungan pergaulan, akan timbul perubahan-perubahan sosial.
2). Faktor Lingkungan Keluarga
  • Lingkungan keluarga memiliki paranan penting dalam membentuk kepribadiann anak karena didalam keluargalah anak pertama mengenal dunia ini. Di dalam keluarga yang orang tuanya merokok punya pengaruh terhadap anaknya. Mungkin pengaruhnya negatif, sehingga anak meniru orang tuanya, atau mungkin orang tua tak sanggup melarang karena dirinya jiga merokok.
3). Faktor Citra Rokok
  • Kesamaan dan kekompakan membuat mereka merasa satu dan kuat. Sedangkan jika tak sama dengan teman mereka takut dikucilkan. Itulah yang membuatnya merasa percaya diri dihadapan taman-teman sepergaulannya yang juga sama-sama merokok.
4). Pengaruh Idola dan Sponsor
  • Perilaku sang idola akan merupakan cermin yang mudah ditiru, tidak heran kalau iklan yang dibawakan oleh artis atau bintang film yang sedang naik daun dengan harapan produknya laris terjual.
5). Faktor Lingkungan Sekolah
  • Salah satu media yang ikut andil membantu pendidikan remaja adalah sekolah. Di sini peran sekolah menjadi tumpuan harapan bangsa sebab melalui sekolah remaja dididik menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur, mandiri dan berguna. Kualitas sekolah yang sangat ditentukan oleh kualitas para gurunya serta terpenuhinya sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Dari satu sisi orang tua ingin mengawasi remajanya, disisi lain remajanya tak suka diawasi dan ingin bebas bergaul bersama teman-temanya. Atau, disatu sisi ramajanya masih membutuhkan pengawasan dan perhatian dari oarang tua, namun disisi lain orang tua sibuk tidak punya waktu.
6). Faktor Agama
  • Pendidikan agama dapat menjadi pedoman seseorang dalam berperilaku. Dari wawancara di lapangan, kebanyakan remaja mengatakan bahwa rokok hukumnya makruh, beberapa ramaja mengaku tidak tahu, dan hanya satu oarang yang mengatakan haram. Jadi, salah satu faktor yang membuat remaja tidak mencegah dirinya mencoba merokok adalah karena pengetahuan mereka terhadap hukum rokok adalah tidak haram.

PERILAKU MEROKOK

1). Pengertian Perilaku Merokok
  • Perilaku merokok adalah aktivitas seseorang yang merupakan respons orang tersebut terhadap rangsangan dari luar yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk merokok dan dapat diamati secara langsung.
  • Sedangkan menurut Istiqomah Merokok adalah membakar tembakau kemudian dihisap, baik menggunakan rokok maupun menggunakan pipa. Temparatur sebatang rokok yang tengah dibakar adalah 90 derajat Celcius untuk ujung rokok yang dibakar, dan 30 derajat Celcius untuk ujung rokok yang terselip di antara bibir perokok (Istiqomah, 2003).

2). Tipe Perokok
  1. Perokok sangat berat, dia mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang perhari dan selang merokoknya lima menit setelah bangun pagi.
  2. Perokok berat, merokok sekitar 21-30 batang sehari dengan selang waktu sejak bangun pagi berkisar antara 6-30 menit.
  3. Perokok sedang, menghabiskan rokok 11-21 batang dengan selang waktu 31-60 menit setelah bagun pagi.
  4. Perokok ringan, menghabiskan rokok sekitar10 batang dengan selang waktu 60 menit dari bangun pagi.

3). Menurut Tomkins dalam Sarafino,(1994) ada 4 tipe perilaku merokok berdasarkan Management of affect theory, keempat tipe tersebut adalah:
  1. Pengaruh Positif, individu mau merokok karena merokok memberi perasaan positif baginya. Dia menjadi senang dan tenang saat merokok.
  2. Pengaruh Negatif, merokok dapat meredakan emosi-emosi negatif dalam hidupnya.
  3. Ketergantungan Fisiologis, perilaku merokok yang sudah jadi kebiasaan. Secara fisik individu sudah merasa ketagihan untuk merokok dan dia tidak dapat menghindar atau menolak permintaan yang berasal dari dalam dirinya sendiri.
  4. Ketergantungan Psikologis, kondisi ketika individu merasakan, memikirkan dan memutuskan untuk merokok terus menerus. Dalam keadaan apa saja dan dimana saja ia selalu cenderung ingin merokok. ( Dariyo, 2004 ).

4). Tempat merokok juga mecerminkan pola perilaku perokok.
  • Berdasarkan tempat-tempat dimana seseorang menghisap rokok, maka dapat digolongkan atas:
a). Merokok di tempat-tempat umum atau ruang publik:
  1. Kelompok homogen (sama-sama perokok), secara bergerombol mereka menikmati kebiasaannya. Umumnya mereka masih menghargai orang lain, karena itu mereka menempatkan diri di smoking area.
  2. Kelompok yang heterogen (merokok ditengah orang-orang lain yang tidak merokok, anak kecil, orang jompo, orang sakit, dll). Mereka yang berani merokok di tempat tersebut, tergolong sebagai orang yang tidak berperasaan, kurang etis dan tidak mempunyai tata karma. Bertindak kurang terpuji dan kurang sopan, dan secara tersamar mereka tega menyebar racun kepda orang lain yang tidak bersalah.

b). Merokok di tempat-tempat yang bersifat pribadi:
  1. Di kantor atau di kamar tidur pribadi. Mereka yang memilih tempat-tempat seperti ini sebagai tempat merokok digolongkan kepada individu yang kurang menjaga kebersihan diri, penuh dengan rasa gelisah dan mencekam.
  2. Di toilet, perokok jenis ini dapat digolongkan sebagai orang yang suka berfantasi.

c). Bahaya Merokok
  • Terpapar asap rokok selama 8 jam sebanding dengan merokok langsung sebanyak 20 batang perhari. Konsekuensi dari merokok antara lain meningkatnya kejadian infeksi saluran nafas bagian atas, batuk, asma, sinusitis, penyakit kardiovaskular, kanker, mengganggu fertilitas, lahir kurang bulan, kematian maupun absen dari kerja atau sekolah. Anak atau kaum muda yang merokok, pertumbuha dan perkembangan parunya segera akan terpengaruh oleh asap rokok tersebut.
  • Efek dari rokok atau tembakau memberi stimulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan, alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya, maka ketergantungan kepada rokok tidak begitu dianggap gawat (Roan,1979 ).
  • Sedangkan menurut ( Dariyo,2004 ) individu yang mempunyai kebiasaan merokok darahnya telah terkontaminasi dengan zat nikotin. Zat tersebut bisa membuat darah menjadi makin kental, sehingga dapat menghambat proses pemompaan darah yang dilakukan jantung. Akibatnya bisa gagal jantung karena fungsi jantung tidak bekarja dengan maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Alimul, A. 2008. Metode Penelitian Keperawatan Tekhnik Analisa data. Jakarta : Salemba Medika
  2. Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
  3. Candra Dewi, N. 2009. Bagaimana Mekanisme Pernapasan pada manusia. Jakarta : PT. Intan Pariwara
  4. Efendi, F. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas. Jakarta : Salemba Medika
  5. Hurlock, E. 2004. Psikologi perkembangan. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga
  6. Istiqomah, U. 200. Upaya Menuju Generasi Tanpa Rokok. Surakarta: Seti Aji
  7. Monks. 1994. Psikologi perkembangan. Edisi kesembilan. Yogyakarta: UGM
  8. Niven, N. 2002. Psikologi Kesehatan. Jakarta : EGC
  9. Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  10. Notoatmodjo, S., 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta
  11. Notoatmodjo, S., 2009. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  12. Nursalam. 2003. Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba medika.
  13. Nursalam.,2008. Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba medika.
  14. Purwanto, H. 1999. Pengantar Perilaku Manusia. Jakarta: EGC
  15. Rakhmat, J. 2007. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  16. Rasmun . 2001. Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri Terintegrasi dengan Keluarga. Jakarta : Sagung Seto.
  17. Sugiyono. 2002. Statistik Untuk Penelitian. Bandung :Alfabeta
  18. Widayatun, T. 2009. Ilmu Perilaku. Jakarta: Sagung Seto.


More aboutROKOK DAN PERILAKU MEROKOK

Melihat Parameter Blog dengan Bestwebtool

Posted by ReTRo on Friday, July 15, 2011

Kebanyakan tool parameter hanya menampilkan 1 parameter saja, seperti Prchecker yang hanya menampilkan tingkatan Google Page Rank saja. Atau ada juga yang menampilkan hanya dengan 3 tiga paremeter utama (Google Page Rank, Alexa, dan Technorati). Tapi pernahkah anda bayangkan hanya dengan 1 tool anda bisa melihat keseluruhan parameter yang digunakan di dunia website? Iya, kali ini kita akan membahas tentang salah satu parameter terbaik versi monzabyte, nama tool tersbut adalah Bestwebtool.
Bestwebtool merupakan sebuah tool parameter yang dapat digunakan untuk melihat rangking sebuah website dengan 19 parameter yang sering digunakan di dunia webmaster. Bestwebtool sangat mudah digunakan, jika anda ingin melihat parameter situs/blog anda, anda tinggal mengisi alamat url di kolom yang telah tersedia. Kunjungi situsnya di Bestwebtool.com
Berikut parameter yang dapat dideteksi oleh Bestwebtool:
1.Google Pagerank
2.Alexa Rank
3.Yahoo Backlinks
4.DMOZ Directory
5.Domain Age
6.Alexa Backlinks
7.Google Backlinks
8.Yahoo Directory
9.Google Indexed Pages
10.Yahoo Indexed Pages
11.Bing Indexed Pages
12.Digg Links
13.Delicious Links
14.Technorati (Blog) Rank
Compete Rank
16.Site Value
17.W3C Validator
18.Internet Archive
19.Google Bot Last Visit
Nah, Bagaimana pendapat anda dengan tool ini?
More aboutMelihat Parameter Blog dengan Bestwebtool

KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL

Posted by ReTRo on Thursday, July 14, 2011

Dr. Suparyanto, M.Kes

KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL

PENGERTIAN
  • Menurut Depkes RI (1994) pengukuran LILA pada kelompok wanita usia subur adalah salah satu cara untuk mendeteksi dini yang mudah dan dapat dilaksanakan oleh masyarakat awam, untuk mengetahui kelompok berisiko Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil adalah kekurangan gizi pada ibu hamil yang berlangsung lama (beberapa bulan atau tahun) (DepKes RI, 1999).
  • Risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah keadaan dimana remaja putri/wanita mempunyai kecenderungan menderita KEK ( Arismas,2009).
  • Ibu KEK adalah ibu yang ukuran LILAnya < 23,5 cm dan dengan salah satu atau beberapa kriteria sebagai berikut : a.Berat badan ibu sebelum hamil < 42 kg. b.Tinggi badan ibu < 145 cm. c.Berat badan ibu pada kehamilan trimester III < 45 kg. d.Indeks masa tubuh (IMT) sebelum hamil < 17,00 e.Ibu menderita anemia (Hb < 11 gr %) (Weni, 2010). 
PENGUKURAN STATUS GIZI 

1.Pengukuran LILA 
  • Ada beberapa cara untuk dapat digunakan untuk mengetahui status gizi ibu hamil antara lain memantau pertambahan berat badan selama hamil, mengukur LILA, mengukur kadar Hb. Bentuk adan ukuran masa jaringan adala masa tubuh. Contoh ukuran masa jaringan adala LILA, berat badan, dan tebal lemak. Apabila ukuran ini rendah atau kecil, menunjukan keadaan gizi kurang akibat kekurangan energi dan protein yang diderita pada waktu pengukuran dilakukan. Pertambahan otot dan lemak di lengan berlangsung cepat selama tahun pertama kehidupan (Arisman,2009). 
  • Lingkaran Lengan Atas (LILA) mencerminkan tumbuh kembang jaringan lemak dan otot yang tidak berpengaruh banyak oleh cairan tubuh. Pengukuran ini berguna untuk skrining malnutrisi protein yang biasanya digunakan oleh DepKes untuk mendeteksi ibu hamil dengan resiko melahirkan BBLR bila LILA < 23,5 cm (Wirjatmadi B, 2007). Pengukuran LILA dimaksudkan untuk mengetahui apakah seseorang menderita Kurang Energi Kronis. Ambang batas LILA WUS dengan risiko KEK di Indonesia adalah 23.5 cm. Apabila ukuran kurang dari 23.5 cm atau dibagian merah pita LILA, artinya wanita tersebut mempunyai risiko KEK, dan diperkirakan akan melahirkan berat bayi lahir rendah ( Arisman, 2007) 
  • a.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalan pengukuran LILA 
  1. Pengukuran dilakukan dibagian tengah antara bahu dan siku lengan kiri. 
  2. Lengan harus dalam posisi bebas. 
  3. Lengan baju dan otot lengan dalam keadaan tidak tegang atau kencang. 
  4. Alat pengukur dalam keadaan baik dalam arti tidak kusut atau sudah dilipat-lipat sehingga permukaannya tidak rata (Arisman, 2007). 
  • b.Cara Mengukur LILA 
  1. Tetapkan posisi bahu dan siku 
  2. Letakkan pita antara bahu dan siku. 
  3. Tentukan titik tengah lengan. 
  4. Lingkaran pita LILA pada tengah lengan. 
  5. Pita jangan telalu ketat.
  6. Pita jangan terlalu longgar. 
  7. Cara pembacaan skala yang benar. (Arisman, 2007) 
2.Pengukuran Berat Badan 
  • Berat badan merupakan ukuran antropometris yang paling banyak digunakan karena parameter ini mudah dimengerti sekalipun oleh mereka yang buta huruf ( Arisma, 2009). 
  • Berat badan adalah satu parameter yang memberikan gambaran masa tubuh. Masa tubuh sangat sensitive terhadap perubahan-perubahan yang mendadak, misalnya karena terserang penyakit infeksi, menurunya nafsu makan atau menurunnya jumlah makan yang dikonsumsi. 
  • Pada prinsipnya ada dua macam timbangan yaitu beam (lever)balance scales dan spring scale. Contoh beam balance ialah dancing, dan spring scale adalah timbangan pegas. Karena pegas mudah melar timbangan jenis spring scsle tidak dianjurkan untuk digunakan berulang kali, apalagi pada lingkungan yang bersuhu panas. 
  • Berat badan ideal ibu hamil sebenarnya tidak ada rumusnya, tetapi rumusannya bisa dibuat yaitu dengan dasar penambahan berat ibu hamil tiap minggunya yang dikemukakan oleh para ahli berkisar antara 350-400 gram, kemudian berat badan yang ideal untuk seseorang agar dapat menopang beraktifitas normal yaitu dengan melihat berat badan yang sesuai dengan tinggi badan sebelum hamil, serta umur kehamilan sehingga rumusnya dapat dibuat. 
  • Dengan berbekal beberapa rumus ideal tentang berat badan, saya (penulis) dapat kembangkan menjadi rumus berat badan ideal untuk ibu hamil yaitu sebagai berikut : Dimana penjelasannya adalah BBIH adalah Berat Badan Ideal Ibu Hamil yang akan dicari. BBI = ( TB – 110) jika TB diatas 160 cm (TB – 105 ) jika TB dibawah 160 cm. Berat badan ideal ini merupakan pengembangan dari (TB-100) oleh Broca untuk orang Eropa dan disesuaikan oleh Katsura untuk orang Indonesia. UH adalah Umur kehamilan dalam minggu. Diambil perminggu agar kontrol faktor resiko penambahan berat badan dapat dengan dini diketahui. 0.35 adalah Tambahan berat badan kg per minggunya 350-400 gram diambil nilai terendah 350 gram atau 0.35 kg . Dasarnya diambil nilai terendah adalah penambahan berat badan lebih ditekankan pada kualitas (mutu) bukan pada kuantitas (banyaknya) (Supriasa, 2002). 
3.Pengukuran Tinggi Badan 
  • Tinggi badan merupakan parameter yang penting bagi keadaan yang telah lalu dan keadaan sekarang, jika umur tidak diketahui dengan tepat. Disamping itu tinggi badan merupakan ukuran kedua yang penting, karena dengan menghubungkan berat badan terhadap tinggi badan , factor umur dapat dikesampingkan. Ibu hamil pertama sangat membutuhkan perhatian khusus. 
  • Pengukuran tinggi badan bermaksud untuk menjadikanya sebagai bahan menentukan status gizi. Status gizi yang ditentukan dengan tinggi badan tergolong untuk mengukur pertumbuhan linier. Pertumbuhan linier adalah pertumbuhan tulang rangka, terutama rangka extrimitas (tungai dan lengan). Untuk tinggi badan peranan tungkai yang dominan. 
  • Pengukuran tinggu badan orang dewasa, atau yang sudah bisa berdiri digunakan alat microtoise (baca: mikrotoa) dengan skala maksimal 2 meter dengan ketelitian 0,1 cm. Apabila tidak tersedia mikrotoise dapat digunakan pita fibreglas (pita tukang jahit pakaian) dengan bantuan papan data dan tegak lurus dengan lantai. Pengukuran dengan pita fibreglass seperti ini harus menggukan alat bantu siku-siku. Persyaratan tempat pemasangan alat adalah didinding harus datar dan rata dan tegak lurus dengan lantai. Dinding yang memiliki banduk di bagian bawah (bisanya pada lantai keramik) tidak bisa digunakan. Hal yang harus diperhatikan saat pemasangan mikrotoise adalah saat sudah terpasang dan direntang maksimal ke lantai harus terbaca pada skala 0 cm. 
  • A.Cara Pengukuran Berdiri membelakangi dinding dimana microtoie terpasang dengan posisi siap santai (bukan siap militer), tangan disamping badan terkulai lemas, tumit, betis, pantat, tulang belikat dan kepala menempel di dinding. Pandangan lurus ke depan. Sebagai pegukur harus diperiksa ketentuan ini sebelum membaca hasil pengukuran. Tarik microtiose ke bawah sampai menempel ke kepala. Bagi terukur yang berjilbab agak sedikit ditekan agar pengaruh jilbab bisa diminimalisir. Untuk terukur yang memakai sanggul harus ditanggalkan lebih dahulu atau digeser ke bagia kiri kepala. Saat pengkuran, sandal, dan topi harus dilepas. Baca hasil ukur pada posisi tegak lurus dengan mata (sudut pandang mata dan skala microtoise harus sudut 90 derajat). Pada gambar di atas, apabila terukur lebuh tinggi dai Pengukur, maka pengukur harus menggunakan alat peningi agar posisi baca tegak lurus. Bacaan pada ketelitian 0,1 cm, artinya apabila tinggi terukur 160 cm, harus ditulis 160,0 cm (koma nol harus ditulis). Tinggi badan kurang dari 145 cm atau kurang merupakan salah satu risti pada ibu hamil. Luas panggul ibu dan besar kepala janin mungkin tidak proporsional, dalam hal ini ada dua kemungkinan yang terjadi: a.Panggul ibu sebagai jalan lahir ternyata sempit dengan janin/kepala tidak besar. b.Panggul ukuran normal tetapi anaknya besar/kepala besar. Pada kedua kemungkinan itu, bayi tidak dapat lahir melalui jalan lahir biasa, dan membutuhkan operasi Sesar. 
4.Indeks Masa Tumbuh 
  • Masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada orang dewasa (usia 18 tahun keatas) merupakan masalah penting, karena selain mempunyai resiko penyakit-penyakit tertentu, juga dapat mempengarui produktif kerja. Laporan FAO /WHO/UNU tahun 1985 menyatakan bahwa batasan berat badan normal orang dewasa ditentukan oleh Body Mass Index (BMI). 
  • Di Indonesia istila Body Mass Index diterjemahkan menjadi Indekx Masa Tubuh (IMT) merupakan alat yang sederhana untu memantau status gizi orang dewasa khusunya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan, maka mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup lebih panjang. Berat badan dilihat dari Quatelet atau body mass Index (IMT). 
  • Ibu hamil dengan berat badan dibawah normal sering dihubungkan dengan abnormalitas kehamilan, berat badan lahir rendah. Sedangkan berat badan overweight meningkatkan resiko atau terjadi kesulitan dalam persalinan. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan rumus matematis yang berkaitan dengan lemak tubuh orang dewasa (Arisman, 2009). 
  • Penilaian Indeks Masa Tumbuh diperoleh dengan memperhitungkan berat badan sebelum hamil dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter kuadrat (Yuni, 2009). 
  • Rumus ini hanya cocok diterapkan pada mereka yang berusia antara 19-70 tahun, berstruktur tulang belakang normal, bukan atlet atau binaragawan. 
Tabel 2.2 Klasifikasi Status Gizi Berdasarkan IMT 
Status Gizi 
  1. IMT KKP I < 16 
  2. KKP II 16,0 -16,9 
  3. KKP III 17,0 - 18,4 
  4. Normal ≤18,5 - < 25 
  5. Obesitas I 25 - 29,9 
  6. Obesitas II 30 – 40 
  7. Obesitas III >40
Sumber: Arisman, 2009

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANG ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL

1. Faktor Sosial Ekonomi
  • Faktor yang berperan dalam menentukan status kesehatan seseorang adalah tingkat sosial ekonomi (FKM UI, 2007). Ekonomi seseorang mempengaruhi dalam pemilihan makanan yang akan dikonsumsi sehari-harinya. Seseorang dengan ekonomi yang tinggi kemudian hamil maka kemungkinan besar sekali gzi yang dibutuhan tercukupi ditambah lagi adanya pemeriksaan membuat gizi ibu hamil semakin terpantau (Weni,2010). Sosial ekonomi merupakan gambaran tingkat kehidupan seseorang dalam masyarakat yang ditentukan dengan variabel pendapatan, pendidikan dan pekerjaan, karena ini dapat mempengaruhi aspek kehidupan termasuk pemeliharaan kesehatan (Notoatmodjo, 2006).
a.Pendidikan
  • Pendidikan sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik (Umar, 2005). Faktor pendidikan mempengaruhi pola makan ibu hamil, tingkat pendidikan yang lebih tinggi diharapkan pengetahuan atau informasi tentang gizi yang dimiliki lebih baik sehingga bisa memenuhi asupan gizinya (FKM UI, 2007).
  • Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan ibu adalah pendidikan formal ibu yang terakhir yang ditamatkan dan mempunyai ijazah dengan klasifikasi tamat SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi dengan diukur dengan cara dikelompokkan dan dipresentasikan dalam masing-masing klasifikasi (Depdikbud, 1997).
b.Pekerjaan
  • Pekerjaan adalah sesuatu perbuatan atau melakukan sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah guna untuk kehidupan (Kamus Besar Indonesia, 2008). Ibu yang sedang hamil harus mengurangi beban kerja yang terlalu berat karena akan memberikan dampak kurang baik terhadap kehamilannya (FKM UI, 2007). Kemampuan bekerja selama hamil dapat dipengaruhi oleh peningkatan berat badan dan perubahan sikap (Benson Ralph C, 2008). Resiko-resiko yang berhubungan dengan pekerjaan selama kehamilan termasuk :
  1. Berdiri lebih dari 3 jam sehari.
  2. Bekerja pada mesin pabrik terutama jika terjadi banyak getaran atau membutuhkan upaya yang besar untuk mengoperasikannya.
  3. Tugas-tugas fisik yang melelahkan seperti mengangkat, mendorong dan membersihkan.
  4. Jam kerja yang panjang (Curtis Glade B, 1999 ).
  • Kriteria pekerjaan dapat dibedakan menjadi buruh/pegawai tidak tetap, swasta, PNS/ABRI, tidak bekerja/ibu rumah tangga (Nursalam, 2001).
c.Pendapatan
  • Penerimaan baik berupa uang maupun barang, baik dari pihak lain maupun pihak sendiri dari pekerjan atau aktivitas yang kita lakukan dan dengan dinilai sebuah uang atas harga yang berlaku pada saat ini. Pendapatan seorang dapat dikatakan meningkat apabila kebutuhan pokok seorangpun akan meningkat. Suatu kegiatan yang dilakukan untuk menafkahi diri dan keluarganya dimana pekerjaan tersebut tidak ada yang mengatur dan dia bebas karena tidak ada etika yang mengatur.
  • Kemampuan keluarga untuk membeli bahan makanan antara lain tergantung pada besar kecilnya pendapatan keluarga, harga bahan makanan itu sendiri, serta tingkat penggelolaan sumber daya lahan dan pekarangan. Keluarga dengan pendapatan terbatas kemungkinan besar akan kurang dapat memenuhi kebutuhan akan makanannya terutama untuk memenuhi kebutuhan zat gizi dalam tubuhnya. Tingkat pendapatan dapat menentukan pola makan. Pendapatan merupakan faktor yang paling menentukan kualitas dan kuantitas hidangan. Semakin banyak mempunyai uang berarti semakin baik makanan yang diperoleh dengan kata lain semakin tinggi penghasilan, semakin besar pula prosentase dari penghasilan tersebut untuk membeli buah, sayuran dan beberapa jenis bahan makanan lainnya (FKM UI, 2007).
  • Berdasarkan survei pendapatan dan pengeluaran rumah tangga tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik, pendapatan untuk pedesaan dibedakan menjadi 3 golongan yaitu :
  1. Pendapatan rendah di bawah Rp. 790.000,-
  2. Pendapatan sedang Rp.790.000,- sampai. Rp.1.270.000,-
  3. Pendapatan tinggi di atas Rp. 1.270.000,-
(www.Informasi Upah Minimum Regional (UMR) Jombang Tahun 2010, 2011)

2.Faktor Jarak Kelahiran
  • Ibu dikatakan terlalu sering melahirkan bila jaraknya kurang dari 2 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa apabila keluarga dapat mengatur jarak antara kelahiran anaknya lebih dari 2 tahun maka anak akan memiliki probabilitas hidup lebih tinggi dan kondisi anaknya lebih sehat dibanding anak dengan jarak kelahiran dibawah 2 tahun. Jarak melahirkan yang terlalu dekat akan menyebabkan kualitas janin/anak yang rendah dan juga akan merugikan kesehatan ibu. Ibu tidak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki tubuhnya sendiri (ibu memerlukan energi yang cukup untuk memulihkan keadaan setelah melahirkan anaknya). Dengan mengandung kembali maka akan menimbulkan masalah gizi ibu dan janin/bayi berikut yang dikandung (Baliwati, 2006). Berbagai penelitian membuktikan bahwa status gizi ibu hamil belum pulih sebelum 2 tahun pasca persalinan sebelumnya, oleh karena itu belum siap untuk kehamilan berikutnya (FKM UI, 2007). Selain itu kesehatan fisik dan rahim ibu yang masih menyusui sehingga dapat mempengaruhi KEK pada ibu hamil. Ibu hamil dengan persalinan terakhir ≥ 10 tahun yang lalu seolah-olah menghadapi kehamilan atau persalinan yang pertama lagi. Umur ibu biasanya lebih bertambah tua. Apabila asupan gizi ibu tidak terpenuhi maka dapat mempengaruhi KEK pada ibu hamil.
  • Kriteria jarak kelahiran dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Resiko rendah (≥ 2 tahun sampai < 10 tahun).
  2. Resiko tinggi (< 2 tahun atau ≥ 10 tahun) (Rochjati P, 2003).

3. Faktor Paritas
  • Paritas (jumlah anak) merupakan keadaan wanita yang berkaitan dengan jumlah anak yang dilahirkan. Paritas juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil. Paritas merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap hasil konsepsi. Perlu diwaspadai karena ibu pernah hamil atau melahirkan anak 4 kali atau lebih, maka kemungkinan banyak akan ditemui keadaan :
  1. Kesehatan terganggu : anemia, kurang gizi.
  2. Kekendoran pada dinding perut dan dinding rahim.
  • Kriteria paritas (jumlah anak) dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Partas rendah (< 4x kelahiran).
  2. Paritas tinggi (≥ 4x kelahiran).
  • Paritas (jumlah anak) merupakan keadaan wanita yang berkaitan dengan jumlah anak yang dilahirkan. Paritas juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil. Paritas merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap hasil konsepsi. Perlu diwaspadai karena ibu pernah hamil atau melahirkan anak 4 kali atau lebih, maka kemungkinan banyak akan ditemui keadaan :
  1. Kesehatan terganggu : anemia, kurang gizi.
  2. Kekendoran pada dinding perut dan dinding rahim.
  • Kriteria paritas (jumlah anak) dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Partas rendah (< 4x kelahiran).
  2. Paritas tinggi (≥ 4x kelahiran) (Roechjati P, 2003).

DAFTAR PUSTAKA

  1. Alimul, A.H. 2008. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika
  2. Alimul, A.H. 2009. Metode Penelitian Kebidanan Teknnik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika
  3. Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta
  4. Depdikbud. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka
  5. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
  6. Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
  7. Prawirohardjo,Sarwono. 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono
  8. Rukiyah. 2009. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta: TIM
  9. Suyanto. 2009. Riset Kebidanan Metodologi dan Aplikasi. Jogjakarta: Mitra Cendikia Press
  10. Yuni. 2009. Perawatan Ibu Hamil. Jogyakarta : Fitramaya
  11. Weni. 2010. Gizi Ibu Hamil. Jogyakarta : Muha Medika
  12. Depkes RI. 1996. Pedoman Penaggulangan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis. Jakarta : Direktorat Pembinaan Kesehatan Masyarakat
  13. Arisman. 2007. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta : EGC
  14. Proverawati. 2009. Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Jogyakarta : Muha Medika
  15. Anonym. 2011. Upah Minimum Regional (http://Informasi Upah Minimum Regional (UMR) Jombang Tahun 2010,2011.com/)
  16. Rochjati,Poedji. 2003. Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil. Surabaya : FK UNAIR
  17. Arisman. 2009. Gizi Dalam Daur Keidupan. Jogyakarta : Muha Medika

More aboutKURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL